Puisi-puisi Simply da Flores antara Mentari Senja dan Purnama, dan Gugatan Penistaan
ANTARA MENTARI SENJA DAN PURNAMA Menyusuri jalan lengang ke kampung lewati galau padang gersang susuri pepohonan lara dipanggang…
ANTARA MENTARI SENJA DAN PURNAMA Menyusuri jalan lengang ke kampung lewati galau padang gersang susuri pepohonan lara dipanggang…
DI DEPAN KEMATIAN Oleh Mudji Sutrisno SJ Di depan kematian kita diajak berhenti sejenak menekuri hidup yang diselesaikan…
TEMPUSDEI.ID (26 APRIL 2021) Tuhan tidak pernah lalai menepati janji-Nya Pernikahan Katy (29) dan Johanes (39) memasuki tahun…
TEMPUSDEI.ID (25 APRIL 2021) DI BAWAH TUDUNG LANGIT Di atas pecah tanah yang menawarkan kebencian kami menunggu langit…
TEMPUSDEI.ID (25 APRIL 202) Balqis Nabila Zahra, Mahasiswi Fakultas Sastra Indonesia, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Seingatku, kebiasaan baru…
TEMPUSDEI.ID (25 APRIL 2021) SELAMANYA JAGALAH NEGERI KITA (Kepada 52 Prajurit Nanggala 402) Oleh Agust G. Thuru, tinggal…
IRONINYA REPUBLIK Katanya Republik itu Res dan Publica kepentingan masyarakat Nyata terjadi: ada republik mimpi yang hanya ada…
SUATU HARI DI SUATU MASA Oleh Agust G. Thuru (Untuk YM. Uskup Agung Ende) Sudah lima belas tahun…
SEPENGGAL SYAIR , SEKUNTUM KATA Teruntukmu Radhar Panca Dahana Oleh Simply da Flores Layar maya kabarkan kepulanganmu, kawan…
RADHAR YANG PULANG Oleh Agust G. Thuru Seperti apa wajahmu? Tak ada pertemuan waktu lalu kita saling memanah…
PAGI PUTIH BULAN RAMADAN Oleh Weinata Sairin Ada pagi putih bersih jatuh menikam bumi yang luka bernoda Aroma…