Home Sastra

Sastra

REMY SYLADO, SELAMAT PULANG – DOA INI UNTUKMU

Oleh Emanuel Dapa Loka Pada paruh kedua Desember, bulan bermahkota hujan, tatkala bumi dalam perlintasan melingkari matahari, tepat pada hitungan waktu pukul 10.30 waktu Indonesia bagian Cipinang Muara di 12/12/22, langkahmu menziarahi jagad purna, saat napas penghabisan engkau embuskan hanya berselang beberapa jam usai engkau menyeruput kopi penghabisan dari...

MELUKIS KANVAS IMAMAT, untuk  Romo Mudji Sutrisno SJ

Jemari terus bergerak alirkan warna-warni damba pada kanvas pilihanku Terus melukis, terus menoreh dengan kuas desah nafas dengan cat desiran darah dengan air nalar pikiran dengan mata hati nurani dengan rasa sanubari jiwa dalam doa sahaja lestari Telah kupilih kanvas imamat persembahkan diri pribadi pada Allah bagi insan, amalkan meterai nama diri menjadi pujian...

Bersatulah Cebong dan Kampret Jakarta

Oleh Emanuel Dapa Loka Telah jauh cebongers dan kampretus pada lintasan masa berlari, saling memagut dalam deru kota disaksikan langitnya yang tak pernah biru Musim telah berganti musim, malah telah berganti lagi maka kesadaran mestilah timbul dari hati dan pikir yang sudah kembali Lihatlah! Masa akan melesat lebih cepat...

Hormat bagimu Ilmuwan Kemanusiaan Azyumardi Azra

Oleh Simply da Flores, Harmony Institute Untuk Prof Dr Azyumardi Azra, meninggal pada 18 September 2022 di Malaysia Tanah Air berdukacita mendengar kabar kepergianmu, Prof Dr Azyumardi Azra Ajal menjemputmu di Malaysia kembali kepada Sang Ilahi setelah berziarah amal di dunia dalam seluruh tugas karya di tengah keluarga tercinta di...

UNTUK 1000 TAHUN LAGI….!

Simply da Flores, Harmony Institute Kubaca tulisanmu, Penyair Abangku Chairil Anwar "Aku.... kalau sampai waktu ku Kumau..... Aku ini binatang jalang dari kumpulan terbuang...." Dan kusadari aku ini Komodo, binatang purbakala jutaan tahun menggeliat resah dan gelisah diperebutkan nafsu jalang oleh yang rakus tamak demi selera raga dan rasa atas...

Dengarkan Aku, Chairil Anwar – Untuk Peringatan 100 Tahun Sang Binatang Jalang

Oleh Emanuel Dapa Loka, penyair kambuhan Di pusaran padang sabana sumba berbatas langit ini, desir angin panas menyapu wajahku, sementara ubun-ubunku tertikam matahari garang Ada rasa khawatir akan masa depan anak-anakku, sebab rasanya sabana ini tidak memberi harap, kecuali melahirkan pesona di layar Ponsel manusia...

Refleksi atas Penghilangan Nyawa di Mana-mana: PELAKU TAK BISA BERSEMBUNYI

Oleh Simply da Flores, Harmony Institute Ada darah tertumpah ada jazad terkapar di tengah kota metropolitan di tanah cendrawasih Papua di berbagai wilayah Indonesia di Amerika, Rusia, Ukraina di Afrika dan Timur Tengah di mana-mana sedang terjadi tetes darah mengalir terus jazad bisu korban bergelimpangan entah apa pun alasannya dengan alat...

Derap Kuda Di Bawah Restu Semesta dan Cahaya Ilahi

Oleh Emanuel Dapa Loka Dalam batas cakrawala pandang insaniah wajahmu tak terjangkau sorot mata, walau engkau hanya berbatas sehelai daun - kabaila ro'o * Yang membedakan, hanyalah bahwa embusan angin di balik daun itu sudah berhenti dan bola matamu kini memandang hanya dari balik kelopak terkatup Memanglah sudah...

TERIMA KASIH, PASTOR RAY SIANGI IMAN KAMI

Oleh Emanuel Dapa Loka Menurut hitungan waktu, memanglah hampir 10 tahun Amang Pastor di Santa Clara Memanglah pula, sudah hampir 3.650 matahari terbit dan tenggelam di Bekasi, selama Amang menumbuhkan, menyirami, menyiangi iman percaya kami, tapi rasanya baru kemarin Amang Pastor ada di sini, di antara...

Jokowi, Lelaki dengan Nyali Rajawali

Oleh Emanuel Dapa Loka Ia lelaki dari bantaran Bengawan Solo yang meranggas dari kejelataan yang menganyam asa dalam ketidakpastian bahkan selalu terancam tergusur karena jelata Ia lelaki berbalur bubuk kayu sisa serutan, yang pada telinganya selalu bertengger sepotong pensil, perlengkapan kerja tukang kayu Ia yang memeras...
KARUNIA ROH KUDUS

TERKINI