Cinta itu Menembus Batas

72
M. T. Eleine Magdalena

Oleh M.T. Eleine Magdalena, Penulis buku-buku best seller

TEMPUSDEI.ID (24 AGUSTUS 2021)

Setiap perjumpaan dapat menjadi suatu kesempatan untuk membagikan cinta. Setiap orang hanya butuh sedikit cinta dan perhatian dan ini mempunyai arti yang sangat besar. Ia dapat menembus batas-batas suku, agama, bahasa, status dan berbagai perbedaan. Ia mampu meruntuhkan dinding yang menyebabkan keterasingan manusia dari dunia sekelilingnya. Ia sanggup menghangatkan hati yang dingin dan beku.

Yesus menawarkan cinta dengan mendahului me-nyapa perempuan Samaria itu. Orang Samaria dijauhi dan dimusuhi oleh orang Yahudi. Yesus mengisyaratkan suatu persahabatan dengan membuka percakapan. Yesus menyampaikan kebutuhannya: “Berilah Aku minum”. Kesediaan mengakui kebutuhan dan menerima kebaikan orang lain adalah bagian dari suatu hubungan yang mendalam. Mengakui adanya kebutuhan memberi kesempatan bagi orang lain untuk menjadi bagian dari kita. Dibutuhkan adanya kepercayaan dalam hubungan seperti ini.

Yesus mulai membangun pelan-pelan kepercayaan dalam diri perempuan Samaria ini. Yesus tidak mudah mundur menghadapi berbagai penolakan dan kesangsian dari perempuan Samaria ini. Yesus penuh keyakinan dan pengharapan akan hubungan ini. Adakah kita juga penuh pengharapan dalam setiap relasi yang kita jalin?  Juga, jikalau relasi kita dengan suami, istri, anak-anak, saudara, mertua, dan sahabat belum membuahkan perubahan menggembirakan? Adakah kita tetap percaya pada kebaikan hati, ketulusan dan cinta yang mampu mengubah keterasingan menjadi kedekatan, kegersangan menjadi kedamaian? Adakah kita tetap maju dalam segala tantangan untuk membangun jembatan dan bukan tembok dalam relasi kita?

Marilah kita memperbarui segala niat untuk membangun relasi dengan orang-orang terdekat yang kita cintai, menumbuhkan kepercayaan dalam relasi kita, mengobarkan kembali semangat mencintai dengan tulus, membuka kembali relasi dengan orang-orang yang kita jauhi dan menawarkan air hidup yang mengalir dari dalam hati kita karena cinta akan Kristus.

Setiap orang hanya butuh sedikit cinta dan perhatian dan ini mempunyai arti yang sangat besar.