Pesenam ini Akan Bawa Rosarionya ke Olimpiade Tokyo

732
Grace McCallum/ist
Grace McCallum selalu membawa Rosario dan Salib pemberian neneknya.

TEMPUSDEI.ID (8 JULI 2021)

Grace McCallum tahu bakatnya adalah hadiah dari Tuhan, dan dia bertekad untuk tidak menyia-nyiakannya.

Pesenam Olimpiade Grace McCallum akan membawa rosarionya saat dia melakukan perjalanan ke Tokyo. Gadis berusia 18 tahun itu menjadi berita utama, tidak hanya karena keterampilannya dalam olah raga senam, tetapi juga karena iman Katoliknya.

Dalam sebuah wawancara tahun 2019 dengan The Central Minnesota Catholic, ibu Grace, Sandy, berbicara tentang iman Katolik putrinya. Menurut Sandy, Grace membawa rosario dan salib khusus dari neneknya ke mana pun dia pergi. Sandi menjelaskan, “Dia bepergian dengan barang-barang itu untuk memberinya kedamaian dan ketenangan,” kata Sandy. “Grace tidak akan bepergian ke mana pun tanpa benda-benda itu,” tambahnya lagi.

Kekuatan Doa

Grace adalah salah satu dari lima bersaudara, lahir dari keluarga Katolik yang taat. Keluarga McCallum tinggal di Isanti, Minnesota, Paroki St. Elizabeth Ann Seton. Menurut CNA, salah satu hal yang paling dihargai keluarga adalah doa.

Faktanya, Grace memuji kemenangan medali perunggu 2019 untuk doa kepada St. Philomena, santo pengukuhannya. Hari kompetisi jatuh pada hari raya St. Philomena, 11 Agustus. Grace mengatakan bahwa dia tahu bahwa bakatnya adalah hadiah dari Tuhan dan pengetahuan ini mendorongnya ke tingkat yang lebih tinggi.

Dia mengatakan kepada Central Minnesota Catholic: “Tentu saja, setiap kali saya mengalami hari yang berat, di gym atau kompetisi, saya hanya tahu Tuhan memberi saya bakat ini. Aku harus menggunakannya dan tidak menyia-nyiakannya,” kata Grace.

Deretan Prestasi

Dalam karirnya, McCallum telah memenangkan dua medali emas di Kejuaraan Dunia. Selain itu, ia memperoleh lima medali emas di Pacific Rim dan Pan American Championships pada tahun 2018. Dalam uji coba Olimpiade 2021, McCallum mengamankan tempat #4 berkat keterampilannya di atas rata-rata di vault.

Seperti dilansir BBC dan dikutip kompas.com, Olimpiade Tokyo akan dimulai pada 23 Juli-8 Agustus 2021, tetap dengan nama Olimpiade Tokyo 2020 meskipun berlangsung 2021. Sementara itu, Paralimpiade yang sedianya berlangsung pada 25 Agustus 2020 resmi ditunda hingga 24 Agustus-5 September 2021. “Saya yakin jika kami bekerja sama dengan panitia penyelenggara, pemerintah Metropolitan Tokyo, Pemerintah Jepang, dan semua pemangku kepentingan, kita dapat menyelesaikan tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Ketua Komite Olimpiade Internasional (IOC), Thomas Bach. “Seluruh manusia kini seperti hidup dalam terowongan gelap (karena pandemi virus corona). Olimpiade Tokyo 2020 akan menjadi cahaya di ujung terowongan ini,” kata dia melanjutkan. (tD/aleteia.org/kompas.com)