Fri. Mar 20th, 2026

DPC IKBS Jakarta Barat Merawat Persaudaraan Agar Tetap Berdenyut

Ketua DPC IKBS Jakarta Barat serahkan ayam kepada Ketua Umum IKBS Hermanus Malo Dona

JAKARTA – Di tengah riuhnya Jakarta Barat, di sebuah sekretariat sederhana di kawasan Kamal, hangatnya persaudaraan terasa begitu nyata.

Pada 19 Maret 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Jakarta Barat Insan Keluarga Besar Sumba (IKBS) merayakan hari jadinya dengan cara yang sederhana namun penuh makna: berkumpul, berdoa, dan saling menguatkan sebagai sesama perantau.

Perayaan itu bukan sekadar seremoni. Ia menjadi penanda bahwa di tengah kerasnya kehidupan kota metropolitan, ada ruang bagi orang-orang Sumba untuk pulang—setidaknya secara batin.

Para pengurus, anggota, hingga tokoh-tokoh IKBS hadir, membawa cerita, perjuangan, dan harapan yang sama: menjaga solidaritas di tanah rantau.

Ketua DPC Jakarta Barat, Martinus Lelu Bili, mengingatkan bahwa perjalanan organisasi ini tidak selalu mudah. Dinamika dan tantangan kerap datang silih berganti.

Bendahara IKBS Jakarta Barat serahkan ayam kepada Ketua Ikalsabda.

Namun, justru di situlah makna kebersamaan diuji. DPC, menurutnya, harus tetap menjadi rumah yang hadir dalam setiap situasi kehidupan anggotanya.

“Di sini kita saling mendukung, saling menolong, dan saling memberi,” ujarnya, sederhana namun mengena.

Lebih dari sekadar menjaga ikatan internal, Martinus juga mendorong anggotanya untuk membuka diri dan berkontribusi di tengah masyarakat luas.

Bagi Martinus, sekecil apa pun peran yang diberikan, itu tetap berarti. Ia pun tak lupa mengingatkan agar kampung halaman tetap menjadi bagian dari perhatian dan dukungan.

Suasana reflektif mengalir dalam ibadat syukur yang dipimpin Jonan Lende. Ia mengajak seluruh hadirin untuk melihat perbedaan bukan sebagai sumber perpecahan, melainkan keindahan. “Seperti taman bunga dengan beragam warna dan jenis, perbedaan justru menjadi tanda bahwa komunitas ini hidup dan bertumbuh,” kata Johan Lende.

Apresiasi pun datang dari Ketua Umum IKBS, Hermanus Malo Dona, yang melihat semangat kebersamaan DPC Jakarta Barat sebagai kekuatan utama. Ia mengajak seluruh anggota untuk terus berjalan bersama, saling peduli, dan menjaga ikatan sebagai saudara.

Menjelang akhir acara, suasana kembali mencair dalam kebersamaan makan bersama. Sebuah gestur sederhana namun sarat makna hadir ketika Martinus menyerahkan masing-masing seekor ayam kepada beberapa orang, antara lain kepada Ketua Umum IKBS) Hermanus Malo Dona, Celestino Reda (Sekretaris Umum IKBS), Kol. Gerardus Maliti (Ketua Ikalsabda).

Ini  sebagai simbol terima kasih. Di balik kesederhanaannya, tersimpan ketulusan yang menjadi ciri khas budaya Sumba.

Hermanus Malo Dona mengapresiasi semangat DPC Jakarta Barat dalam merawat kebersamaan, persaudaraan dan kekompakan. ”Saya salut dengan semangatPak Martinus yang memang selalu semangat. Mari kita terus berjalan bersama menjadi saudara yang mau saling peduli,” kata Herman.

Salah satu undangan yang hadir, yakni David Puttirlan juga memberi apresiasi kepada Ketua DPC Jakarta Barat dang warganya. “Sangat cekatan kalau ada apa-apa atau warganya yang tertimpa masalah. Danna karakkaki,” katanya dalam ungkapan sub etnis  Waijewa.

Di kota yang tak pernah benar-benar tidur, perayaan kecil ini menjadi pengingat: bahwa di antara hiruk-pikuk dan tantangan hidup, persaudaraan tetap bisa tumbuh—asal dirawat dengan hati. (*)

Related Post