Sun. Mar 8th, 2026

Hujan Tak Hentikan Sukacita: Ultah ke-5 FORTUNAS Dirayakan dengan Hati yang Penuh Harapan

Ulang tahun ke-5 FORTUNAS dirayakan dengan sederhana namun meriah di Jakarta Escape.

JAKARTA – Pagi masih gelap ketika hujan kembali mengguyur Jakarta pada Minggu, 8 Maret 2026. Hujan itu seakan menyambung cerita dari malam sebelumnya—turun tanpa jeda, membasahi jalanan kota sejak dini hari.

Namun bagi para orang tua yang tergabung dalam FORTUNAS – Forum Orang Tua Anak-anak Spesial, hujan bukan alasan untuk tinggal di rumah.

Dengan tekad yang sama, mereka tetap melangkah menuju Jakarta Escape di Pondok Gede. Hari itu bukan hari biasa. Mereka datang untuk merayakan ulang tahun ke-5 FORTUNAS, sebuah komunitas yang lahir dari pengalaman hidup yang tidak sederhana, tetapi penuh makna.

Dengan segala keterbatasan, mereka tetap melangkah. (EDL)

Di balik perjalanan pagi itu, ada banyak cerita: kelelahan, kekhawatiran, perjuangan, sekaligus cinta yang tak pernah habis untuk anak-anak mereka yang berkebutuhan khusus. Namun pagi itu, semua beban seolah ditanggalkan sejenak. Mereka datang untuk merayakan hidup.

Di kawasan Jakarta Escape, suasana berubah menjadi ruang sukacita. Anak-anak berkebutuhan khusus yang datang bersama orang tua mereka bebas bernyanyi, menari, dan bermain. Para relawan mendampingi dengan penuh perhatian, menciptakan suasana hangat yang terasa seperti keluarga besar.

Merayakan berkat ulang tahun dalam Misa Kudus bersama Romo Albertus Adiwenanto Widyasworo Pr. (EDL)

Perayaan mencapai puncaknya dalam Ekaristi yang dipimpin oleh Romo Albertus Adiwenanto Widyasworo, Pr. Misa berlangsung dengan suasana yang khas. Beberapa anak sesekali berteriak, ada yang merengek ingin segera berenang. Namun tak seorang pun merasa terganggu. Semua yang hadir tampak memahami bahwa setiap anak memiliki caranya sendiri untuk hadir dalam kebersamaan itu. Seakan ada bahasa sunyi yang dimengerti bersama.

Dalam kesempatan itu, Sisca Susilo membagikan kesaksian hidupnya. Ia bercerita tentang perjalanan keluarganya bersama Hans Susilo, anak mereka yang spesial, yang kini telah berusia 39 tahun. Selama hampir empat dekade, Sisca dan suaminya, Edi Susilo, bersama dua anak mereka yang lain menjalani kehidupan keluarga yang, seperti ia katakan, “penuh warna”.

Kesadaran akan kehadiran Hans yang spesial justru mendorong Sisca dan Edi Susilo mendirikan FORTUNAS pada 19 Maret 2021 dan berada di bawah naungan Badan Pelayanan Keuskupan Pembaruan Karismatik Katolik Keuskupan Agung Jakarta (BPK PKK KAJ). Kemudian, bersama beberapa orang tua lain yang merasakan pergumulan serupa, mereka mengurus FORTUNAS agar tetap bisa menjadi rumah bersama yang memberi harapan.

Dalam kepengurusan FORTUNAS saat ini, Sisca Susilo sebagai koordinator. Dalam semangat yang sama, kebersamaan dan persaudaraan, Edi Susilo – Sisca, Harry – Lia, Edi Pambudi – Irena dan Fransisca Anastasya bertekad merawat FORTUNAS.

“Saya atau kami tidak mau anak-anak kami menjadi pengemis,” ujar Sisca dengan nada tegas namun penuh kasih. “Karena itu kami mendirikan FORTUNAS. Ini menjadi wadah bersama untuk saling menolong dan saling mendukung,” tambah ibu dari tiga anak ini.

Sukacita dan syukur mengalahkan beban kehidupan. Semuanya bagi kemuliaan Tuhan. (EDL)

Lima tahun berjalan, FORTUNAS bukan sekadar komunitas. Ia menjadi ruang harapan—tempat orang tua saling menguatkan, tempat anak-anak diterima tanpa syarat, dan tempat iman menemukan bentuknya dalam solidaritas.

Acara ulang tahun itu berlangsung sederhana namun penuh makna. Tawa anak-anak, doa bersama, serta kehangatan persaudaraan menjadikan hari itu lebih dari sekadar perayaan.

Hujan yang sejak pagi turun di Jakarta seolah menjadi latar yang indah bagi kisah kecil tentang keteguhan, cinta keluarga, dan iman yang terus berjalan.

Selamat ulang tahun ke-5, FORTUNAS. Teruslah menjadi rumah harapan—harapan yang spesial bagi mereka yang sedang berproses menemukan kehendak Allah dalam kehidupan mereka. (tD/EDL)

Related Post