
KOTA BEKASI – Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali terlihat dalam kegiatan donor darah yang digelar Seksi Kesehatan Gereja Santa Clara, Bekasi Utara, Sabtu (7/3/2026).
Sejak pagi hingga siang hari, para pendonor datang silih berganti untuk menyumbangkan darah mereka bagi yang membutuhkan.
Kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahun ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bekasi.
Tahun ini panitia menyiapkan delapan tempat tidur donor sehingga proses pengambilan darah dapat berlangsung lebih cepat. Para pendonor pun tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan giliran.
Suasana kegiatan terasa hangat dan penuh semangat. Para peserta datang dengan sukacita karena menyadari bahwa setetes darah yang mereka berikan dapat menjadi harapan hidup bagi orang lain.
Agus Gadi, salah satu pendonor, mengungkapkan bahwa kegiatan donor darah merupakan kesempatan nyata untuk mengamalkan ajaran kasih dalam kehidupan sehari-hari.
“Tuhan Yesus mengatakan cintailah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Ya, inilah saatnya memberi cinta itu,” ujarnya.
Bagi sebagian peserta, donor darah juga menjadi cara untuk mengungkapkan rasa syukur atas pertolongan yang pernah mereka terima. Hal itu dirasakan oleh Suyani, yang pernah mengalami pendarahan hebat dan harus menerima transfusi lima kantong darah.

Dengan mata berkaca-kaca, ia mengenang masa sulit yang pernah dialaminya. Menurutnya, tanpa para pendonor yang rela memberikan darah, mungkin keadaannya saat itu akan jauh lebih buruk.
“Kalau tak ada yang memberikan darahnya waktu itu, entah bagaimana saya,” katanya lirih.
Pengalaman tersebut membuat Suyani merasa terpanggil untuk ikut membantu orang lain yang membutuhkan darah, sebagaimana dirinya pernah ditolong.
Hal serupa juga dirasakan oleh Romario, Valen Daje, dan Purwanti. Ketiganya mengaku bersyukur dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Bagi mereka, kesempatan untuk mendonorkan darah merupakan berkat dari Tuhan yang dapat dibagikan kepada sesama.
Melalui kegiatan donor darah ini, Gereja Santa Clara kembali menunjukkan bahwa semangat kasih tidak hanya diwujudkan dalam doa, tetapi juga melalui tindakan nyata yang membawa harapan bagi banyak orang. Setetes darah yang diberikan dengan sukacita menjadi tanda solidaritas dan kepedulian yang menyatukan banyak hati. (tD/EDL)

