Pimpinan Gereja Bala Keselamatan Mengecam Keras Kekerasan di Sigi

49

Bandung, TEMPUSDEI.ID (28/11) – Atas tindakan kekerasan dan sadis yang menimpa umatnya di Lewonu, Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah berupa pembunuhan, pembakaran Pos Pelayanan Gereja Bala Keselamatan, Pimpinan Gereja Bala Keselamatan melalui pers rilisnya pada 28/11 menyebut tindakan kekerasan dan sadis yang terjadi di Sigi sebagai perbuatan yang tidak berperikemansusiaan.

Atas kejadian tersebut, Pimpinan Gereja Bala Keselamatan mengaku sangat berduka dan menaruh simpati mendalam terhadap korban yang meninggal dan keluarganya serta seluruh jemaat yang terdampak. Dengan alasan apa pun, sebut pimpinan gereja tersebut, tindakan kekerasan, dengan alasan dan cara apa pun juga, merupakan tindakan pelanggaran hukum dan hak asasi manusia.

Dalam rilis yang sama Bala Keselamatan memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada Komandan Divisi dan para Opsir Bala Keselamatan yang telah berkoordinasi cepat dengan aparat kepolisian serta pemerintah Kabupaten Sigi dan Propinsi Sulawesi Tengah untuk langkah penanganan peristiwa ini serta perlindungan bagi warga.

Bala Keselamatan juga meminta dengan sangat agar Pemerintah dan Kepolisian terus meningkatkan langkah antisipatif terhadap gerakan kejahatan dan sadis yang masih ada sampai saat ini, agar peristiwa yang terjadi di Lewonu, Lembantongoa tidak terulang kembali di kemudian hari.

Pimpinan Bala Keselamatan mengharapkan, Pemerintah dan Kepolisian Kabupaten Sigi-Sulawesi Tengah dapat segera mengungkap pelaku serangan brutal ini, memberi tindakan yang sesuai dan mengusut serta membasmi jaringan-jaringan kejahatan ini. (tD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here