Pada Hari Pendidikan Nasional, Menteri Nadiem Mengajak Belajar dari Covid-19

44
Menteri Nadiem
Nadiem Makarim. Menteri Pendidikan.

Tepat pada hari Pendidikan Nasional tahun ini (2/5), Kementeraian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengadakan upacara bendera secara virtual. Dalam upacara tersebut Menteri Nadiem Makarim mengajak berbagai pihak untuk mengambil hikmah dan belajar dari pandemik korona tahun ini, seperti tema Hari Pendidikan Nasional tahun ini Belajar dari Covid-19.

Berikut pidato lengkap, Mas Menteri, sapaan akrab Nadiem semenjak menjadi Menteri Kabinet Jokowi.

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam kebajikan.

Bapak dan Ibu yang kami muliakan dan segenap insan pendidikan ditanah air, selamat merayakan hari Pendidikan Nasional Tahun 2020. Peringatan Hari Pendidikan Nasional kali ini harus kita lakukan di tengah pandemi COVID – 19. Semoga kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, dan semangat agar bisa melalui masa sulit ini.

Saat ini kita sedang melalui krisis COVID – 19. Krisis yang memakan begitu banyak nyawa. Krisis yang menjadi tantangan luar biasa bagi negara kita dan seluruh dunia. Tetapi, dari krisis ini kita mendapatkan banyak sekali hikmah dan pembelajaran yang bisa kita terapkan saat ini dan setelahnya. Untuk pertama kalinya, guru-guru melakukan secara daring atau online, menggunakan tools atau perangkat baru, dan menyadari bahwa sebenarnya pembelajaran bisa terjadi di manapun.

Orang tua, untuk pertama kalinya menyadari betapa sulitnya tugas guru. Betapa sulitnya tantangan untuk bisa mengajar anak secara efektif. Kemudian menimbulkan empati kepada guru yang tadinya mungkin belum ada. Guru, siswa, dan orang tua sekarang menyadari bahwa pendidikan itu bukan sesuatu yang hanya bisa dilakukan di sekolah saja. Tetapi, pendidikan yang efektif itu membutuhkan kolaborasi yang efektif dari tiga hal ini, guru, siswa, dan orang tua.

Tanpa kolaborasi itu, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi. Bapak dan ibu yang kami banggakan, kita sebagai masyarakat juga belajar betapa pentingnya kesehatan, betapa pentingnya kebersihan. Betapa pentingnya norma-norma kemanusiaan di dalam masyarakat kita. Timbulnya empati, timbulnya solidaritas di tengah masyarakat kita pada saat pandemi COVID – 19 ini merupakan suatu pembelajaran yang harus kita kembangkan.

Bukan hanya di masa krisis ini, tetapi juga di saat krisis ini telah berlalu. Belajar memang tidak selalu mudah, tetapi inilah saatnya kita berinovasi. Saatnya kita melakukan berbagai eksperimen. Inilah saatnya kita mendengarkan dan bangsa yang lebih baik di masa depan.

Terima kasih telah mengikuti anjuran Bapak Presiden untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta tetap belajar, bekerja, dan beribadah di rumah saja.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, Om Shanti Shanti Shanti Om, Namo Buddhaya, Salam kebajikan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here