
BEKASI – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menggagas pemanfaatan kawasan Kalimalang, Kota Bekasi, sebagai ruang baru bagi olahraga rakyat sekaligus destinasi wisata air.
Salah satu agenda yang disiapkan ialah lomba dayung Piala Gubernur Jawa Barat yang direncanakan menjadi kegiatan tahunan di luar rangkaian pertandingan resmi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Rencana tersebut disampaikan Dedi Mulyadi dalam rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Porprov XV Jawa Barat. Kegiatan olahraga rakyat di Kalimalang nantinya digelar bersamaan dengan momentum penyelenggaraan Porprov, tetapi berdiri sebagai agenda tersendiri di luar pertandingan resmi ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Menurut Dedi, Kalimalang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih jauh. Selama ini, kawasan tersebut lebih dikenal sebagai saluran air, padahal keberadaannya dapat dimanfaatkan sebagai ruang aktivitas olahraga sekaligus destinasi wisata air bagi masyarakat.
Dedi bahkan menginginkan Kalimalang dapat berkembang menjadi salah satu ikon wisata air di Kota Bekasi. Untuk memperkenalkan potensi tersebut kepada masyarakat luas, lomba dayung Piala Gubernur akan menjadi salah satu bentuk promosi sekaligus upaya menghidupkan aktivitas olahraga rakyat di sepanjang kawasan Kalimalang.
Kegiatan tersebut tidak semata-mata diarahkan sebagai ajang kompetisi. Kehadiran lomba dayung diharapkan mampu menghadirkan suasana baru bagi masyarakat sekaligus memperkenalkan wajah lain Kalimalang sebagai kawasan yang memiliki potensi olahraga dan wisata.
Gagasan tersebut mendapat sambutan positif dari Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Ia menilai pengembangan destinasi wisata air merupakan salah satu cita-cita yang ingin diwujudkan Pemerintah Kota Bekasi.
Menurut Tri, Kalimalang mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi objek wisata tambahan. Dengan demikian, masyarakat tidak lagi memandang Kalimalang semata-mata sebagai bagian dari infrastruktur pengairan, tetapi juga sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk aktivitas bersama.
“Kita memang punya mimpi untuk memiliki destinasi wisata air di Kota Bekasi. Kalimalang ini memiliki potensi besar untuk kita kembangkan menjadi salah satu objek wisata tambahan di Kota Bekasi,” ujar Tri.
Tri berharap sinergi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bekasi melalui kegiatan olahraga rakyat tersebut dapat menjadi langkah awal untuk menghidupkan kembali potensi Kalimalang.
Pengembangan Kalimalang sebagai ruang olahraga dan wisata air juga diharapkan tidak berhenti pada aspek rekreasi. Aktivitas yang tumbuh di kawasan tersebut berpotensi membuka ruang ekonomi baru bagi masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Kalimalang.
Dengan demikian, lomba dayung Piala Gubernur tidak hanya menjadi agenda olahraga tahunan, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan Kalimalang sebagai ruang publik, destinasi wisata air, dan penggerak ekonomi masyarakat Kota Bekasi. (tD)

