
JAKARTA – Partai Demokrat kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan ekonomi, keadilan, dan demokrasi sebagai satu kesatuan dalam perjalanan partai ke depan.
Hal itu dinyatakan secara tegas oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam acara HUT ke-25 atau Pesta Perak Partai Demokrat, Sabtu (5/9/2026) di Jakarta.
Menanggapi komitmen yang ditegaskan AHY tersebut, Deputi BPOKK Partai Demokrat Agustinus Tamo Mbapa atau Gustaf mengatakan, “Itulah jantung perjuangan Partai Demokrat, dan semua unsur itu tidak bisa dipisahkan.”
Lebih lanjut, Gustaf mengatakan bahwa selama ini partainya terus menghidupi komitmen tersebut. Karena itu, Partai Demokrat dapat berjalan dengan baik selama 25 tahun, baik ketika berada di dalam pemerintahan maupun saat berada di luar pemerintahan.
Pengalaman yang dimiliki Partai Demokrat menjadi alat evaluasi untuk terus memperjuangkan kepentingan negara dan rakyat.
“Dalam perjalanan politiknya, Partai Demokrat juga berkomitmen untuk melanjutkan perjuangan selama 25 tahun ke depan dengan membawa pesan antikorupsi serta menolak praktik kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN). Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan politik atau pemerintahan yang bersih,” tandas Gustaf
Selain itu, terkait Pemilu 2029, Gustaf mengatakan bahwa partai besutan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut telah menargetkan perolehan suara sebesar 8–10 persen.
“Pada pemilu mendatang, target kita 8–10 persen. Semoga akan semakin banyak kader yang mengamalkan arahan partai. Harapan saya, Indonesia ke depan menjadi negara yang bebas dari korupsi,” tutupnya. (tD)

