Pelé, Pesepak Bola Legendaris Brasil: Tuhan Kasih Saya Hadiah untuk Tahu Cara Main Bola

43
Pele dengan tiga Piala Dunia yang berhasil ia raih. Selamat pulang, Pele.

Brasil telah mengumumkan tiga hari berkabung nasional setelah kematian salah satu putra tercintanya: Pelé atau penyandang nama lengkap Edson Arantes do Nascimento.

Dunia mengagumi Pelé sebagai pemain sepak bola paling sukses sepanjang masa. Dia mengembuskan napas terakhirnya di usia 82 tahun pada 30/12/22 di RS Albert Einstein, Sao Paulo, Brasil.

Pelé pernah mengaku merasa istimewa karena memiliki kesempatan berbicara dengan tiga Paus selama masa hidupnya.

“Memang, saya menganggap diri saya orang yang sangat diberkati karena saya dapat bertemu dan menerima berkat dari Paulus VI, Yohanes Paulus II dan Benediktus 16.”

“Dengan senang hati saya menghargai foto-foto dari pertemuan-pertemuan yang dikirimkan Vatikan kepada saya. Dengan ketiga Paus itu, saya dapat berbicara tentang hidup saya dan tentang Tuhan. Itu adalah momen yang sangat penting bagi saya, yang tetap ada di hati saya,” katanya.

Pele hadiahi Paus Fransiskus kosum nasional Brasil.

Kesempatan untuk bertemu dengan Paus Fransiskus, yang juga penggemar sepak bola, tidak pernah muncul.

Namun, bintang Brasil itu mengirimkan hadiah kepada Paus Fransiskus pada 21 Februari 2014: jersey tim nasional Brasil bertanda tangan dengan kata-kata: “Untuk Paus Francis, dengan rasa hormat dan kekaguman. Edson Pelé”.

Sebelumnya, pada 9 Juli 2009, surat kabar Vatikan, L’Osservatore Romano, memuat berita tentang Pelé dan menerbitkan pernyataan berikut:

“Tuhan memberi saya karunia mengetahui cara bermain sepak bola, karena itu benar-benar hanya hadiah dari Tuhan. Ayah saya mengajari saya cara menggunakannya. Dia mengajari saya pentingnya selalu siap dan terlatih.”

Karier dua puluh satu tahun penuh dengan prestasi luar biasa, yang menjadikan Pelé pemain sepak bola tersukses sepanjang masa.

Tidak ada yang lain yang memenangkan tiga Piala Dunia.

Setelah karir bermainnya, Pelé menjadi duta Olahraga dan negaranya.

Kanker merenggut nyawanya, tetapi warisannya tetap abadi.

Tdak akan pernah ada orang lain seperti dia. Putri Kely berkata, “Semua yang kami miliki adalah berkat Anda. Kami mencintaimu tanpa batas. Beristirahatlah dalam Damai.”

Pelé sendiri pernah berkata, “Sukses bukanlah kebetulan. Ini adalah kerja keras, ketekunan, belajar, belajar, berkorban, dan yang terpenting, mencintai apa yang Anda lakukan atau pelajari.” (Catholic News Agency/tD)