Puisi-puisi Senja Simply da Flores

359
Senja di Labuanbajo. (Foto:ist).

LANGKAH DI UJUNG SENJA

Melintasi ladang gersang
kau bawa aku pulang
pada jalan yang lengang
aku merasa tak tenang

Pikiran menerawang
berkaca pada awan lembayung
memeluk senja yang pulang
mengoyak hati yang bimbang

Waktu tak mampu kutahan
langkah harus kuayun bermakna
meniti jalan terjal menurun
terbawa fakta usia kehidupan

Senja di Tanjung Kajuwulu, Maumere. (Foto: ist)

TATAPAN SENJA

Matamu menyapa jiwa
tatapanmu memeluk rasa nurani
pikiranku tak mampu melangkah
hanya teringat padamu jua

Tatapan tanpa kata
ungkap seribu damba
pandangan penuh makna
tentang cinta dan keluarga

Matamu senja
sadarkan angan bergelora
terbawa angin zaman
lupakan jalan makna kehidupan

Matamu senja
cahaya penuntun langkah
sinar pedoman laku tingkah
pada kebijaksanaan setia teguh

BUNGA KERING DI PELUKAN SENJA

Setangkai bunga liar
seharian menemani matahari

Pagi merekah
ceria warna-warni

Siang hari
layu dibakar terik

Senja hari
kering tanpa pesona

Mereka berdua
abadikan asmara

Akhiri rindu damba
kembali dihalau gulita

Besok akan kembali
bersemi cinta lestari

TUJUH MANGGA MUDA

Dari dahan hijau segar
buah kehidupan mekar
doa dan cinta bersemi
lahir para penerus generasi

Sabda alam tak kasat mata
benih melebur tumbuh pohon
akar menjalar alirkan darah
pengorbanan jadi napas cinta

Tujuh mangga muda segar
setangkai harapan tumbuh kekar
doa menjadi tameng pagar
biar matang makna berkibar

Tujuh generasi muda
harapan cinta dan cita
penerus generasi manusia
tumbuh di alam semesta