RIP, Pater Plasidus Pole Unaraja, CSsR, Pastor yang Lembut dan Tidak Suka Mengeluh

2661
Beristirahatlah dalam Damai Abadi, Pater Pole (foto: Ubas)
Pater Pole disemayamkan di Biara Redemptoris (Wisma Sang Penebus) Yogyakarta.

JAKARTA, TEMPUSDEI.ID (5 SEPTEMBER 2021)

Umat Katolik Indonesia, khususnya umat di Pulau Sumba, NTT dan Kongregasi Redemptoris (CSsR) kembali berduka atas meninggalnya imam mereka. Kali ini seorang pastor muda bernama Pater Plasidus Pole Unaraja, CSsR meninggal dunia di Rumah Sakit Sin’t Carolus, Jakarta pada 5 September 2021 dini hari karena sakit ginjal dan pendarahan lambung. Setelah Misa requiem, pada siang hari, sekitar pukul 13 WIB, jenazah diberangkat ke Yogyakarta untuk dimakamkan di Permakaman Redemptoris.

Di mata para konfraternya, Pater Pole demikian sapaan akrabnya adalah pribadi yang lembut, murah senyum dan mudah minta maaf. Kesan yang sama dirasakan juga oleh para sahabat dan umat yang dia layani. “Dia orang baik dan lembut hati, Kaka,” kata Rini Bato, seorang sahabatnya yang ikut mengantar dari Jakarta ke Yogyakarta..

Selain itu, dia sosok yang selalu menghadapi masalah atau tantangan dengan sikap optimistis. Begitu dominannya sifat ini dalam dirinya, seperti dituliskan Pater Willy Ngongo Pala, CSsR di wall FB-nya, Pater Pole tidak mau menyusahkan orang lain. “Mungkin dia mengeluh juga, tapi dia tidak ungkapkan secara terbuka,” tulis Willy.

Para mantan biarawan Redemptoris yang menghimpun diri dalam “Sobat Redemptoris Indonesia” berdukacita atas meninggalnya Pater Pole.

Tentang sikap ramah dan baik hatinya tulis Willy lagi, Pater Hermann Yosef May CSsR (alm) ketika tinggal bersamanya di Paroki Elopada, Sumba mengatakan, “Ya…. Pastor paroki saya ini orang kudus, ya…. Tidak ada kesulitan apa pun untuk dia masuk surga. Semua baik untuknya, ya…”.

Selamat jalan, Pater Pole. Beristirahat dan bersiramlah di mata air surgawi di bawah kemilau cahaya surgawi. Sang Penebus yang engkau Abdi, memberimu tempat istimewa di Kerajaan-Nya. Requiescat in Pace. (tD)

1 COMMENT