Membangun dan Merawat Relasi dengan Tuhan

72
Eleine Magdalena, Ketua Komisi Kitab Suci Keuskupan Malang

Eleine Magdalena, Penulis buku-buku renungan best seller

Relasi yang kuat dan mendalam dengan Kristus menjadikan kita kuat menghadapi setiap persoalan. Relasi dengan Yesus adalah dasar bagi relasi yang sehat dengan sesama.

Ine baru saja kehilangan Reza mantan pacar yang sudah seperti saudara. Kematian mendadak Reza membuat Ine terpukul. Apalagi baru beberapa bulan Ine mencoba bangkit dari rasa sakit hati setelah rencana pernikahannya dengan Reza dibatalkan secara mendadak oleh pihak keluarga. Kehilangan orang tercinta adalah suatu pukulan berat.

Relasi antar manusia begitu penting sehingga banyak orang menjadi lebih sehat dan bersemangat dengan relasi yang baik dan makin berkembang dalam keluarga maupun dengan teman. Teknologi yang menghubungkan manusia menjadi sangat diminati karena setiap orang butuh berelasi dan berkomunikasi.

Setiap orang butuh berbagi informasi dan perhatian. Berelasi dengan orang yang tulus hatinya, matang pribadinya, luas wawasannya membuat kita senang dan bersemangat terlebih lagi bila kita berelasi dengan Yesus yang pribadi-Nya sempurna dalam kasih.

Yesus tetap ingin berelasi secara dekat dengan murid-murid-Nya setelah naik ke surga. Yesus tahu murid-murid-Nya membutuhkan kekuatan untuk dapat melanjutkan pekerjaan-Nya di dunia ini. Yesus mengirimkan Roh-Nya agar para murid sanggup melayani dan mencintai dengan tulus. Yesus memberikan Roh Penghibur agar para murid sanggup menanggung penderitaan ketika ditolak oleh dunia. Yesus memberikan Roh Penolong untuk mengingatkan dan membimbing para murid. Yesus begitu mencintai murid-murid-Nya sehingga Ia selalu mau menyertai.

Melalui Roh Kudus, kita tetap dapat berelasi dengan Yesus sebagaimana para murid yang pernah hidup bersama Yesus. Mereka dicintai oleh Yesus, bekerja bersama Yesus, belajar dari Yesus dan mengenal Yesus secara pribadi. Melalui Roh Kudus, kita yang hidup di zaman ini masih tetap dapat merasakan kasih, kuasa dan karunia-karunia dari Yesus sebagaimana dialami dan dirasakan para murid dulu. Kuasa-Nya dan cinta-Nya juga mengalir sehingga kita dapat mengasihi dan melayani orang lain. Yesus tahu kita tidak dapat melaksanakan tugas kerajaan Surga tanpa Roh Kudus.

BACA JUGA:  Berdandan bagi Tuhan

Semakin intim kita bergaul dengan Yesus semakin kita mengenal sifat-sifat dan kehendak-Nya. Relasi terjadi karena dua pihak menginginkannya. Relasi berkembang jika kedua pihak merawatnya. Demikian pula relasi kita dengan Kristus. Kita perlu memprioritaskan relasi kita dengan Tuhan karena memang relasi inilah yang paling utama.

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here