Puisi Simply da Flores: Mencari Tuhan, Fakta dan Harapan

66
Simply da Flores
Perjalanan mencari Tuhan

KAMI MENCARIMU, TUHAN

Kemarin seorang bocah
menulis surat kepada Tuhan
menanyakan kenapa nyawa ibu bapanya
direnggut wabah secara tiba-tiba
“Tuhan, ibu bapakku baik?
Apakah mereka masuk surgamu?”

Hari ini seorang pastor
menulis surat kepada Tuhan
memohonkan tempat damai kekal
bagi jiwa-jiwa korban Covid-19,
korban terorisme
dan perang serta bencana alam
“Ya, Tuhan, apakah ini semua kehendak-Mu?
Terjadilah sesuai rencana-Mu
bagi mereka dan juga kami yang masih hidup”

Sudah ribuan tanya mencari Tuhan
dan jutaan gugatan mau bertemu Tuhan
mereka menatap diam
dari balik kaca di ruang jenazah
mereka kehabisan kata dan air mata
melihat ambulance mengantar
keluarga ke pemakaman
Mereka diam di balik balutan baju Prokes
di pinggir kubur dan ruang kremasi
“Tuhan, di manakah Engkau,
tunjukan wajah-Mu dan jawablah tanya kami”

Tuhan, kami mencari-Mu
di tempat ibadah untuk sujud
Tuhan, kami memanggil-Mu
di rumah dan kamar dalam ketakutan
dan ketakberdayaan
Tuhan, apakah Engkau sudah melupakan kami?
Tuhan, apakah bisa dihubungi
melalui media komunikasi digital zaman now?

Tuhan, kami mencarimu.
Kapan boleh berbicara dan bertemu dengan-Mu?

FAKTA DAN HARAPAN
(Menghadapi pandemi)

Debu beterbangan
dibawa angin sepoi hingga topan badai
nasib hidup melayang
antara harapan dan kenyataan
musim hilir mudik silih berganti
nalar tak mampu prediksi
dan tangan tak kuasa menahan
agar semua sesuai kemauan insani

Yang tak kasat mata
lebih kecil dari debu mengganas
renggut ribuan jiwa melayang
dan jutaan terkapar
tak tahu kapan duka derita bertepi
senyum tawa kembali
dengan hidup harmoni antara manusia
dan kita dengan alam ini

Kenyataan tragis
adalah fakta misteri karena harapan
tak mampu digapai pasti
Derita nestapa mati nyata terjadi
dan bertubi-tubi dan tak tahu kapan usai

Fakta ini bara api
harapan itu angin yang terjadi tak pasti
manusia berkelahi dengan dirinya
berlari dari api mengejar angin
dengan segala cara dan perjuangan
agar menemukan jawaban
bagi damba sejati
memberi damai jiwa nurani di bumi ini