Puisi-puisi Agust G. Thuru dari Denpasar untuk Hari Pendidikan Nasional

42

TEMPUSDEI.ID (2 MEI 2021)

KASUT SANG GURU

Masih kutuliskan pada rindu
Kasutmu yang kian lusuh
adalah kenangan yang kusimpan
pada catatan di daun pisang
di desa sunyi pengabdianmu

Ke lembah dan bukit pedesaan
selalu kukenang musim hujan
dan kakimu telanjang tak berkasut
menuruni bukit terjal
karena muridmu pengabdianmu

Ke padang sabana ranggas
selalu kukenang musim kemarau
pucuk nyiur mati melayu
saat engkau tetap bertahan
Pengabdian menoreh kata sejarah

Pada suatu waktu yang terbang
selalu kuingat lambai tanganmu
nun jauh di bukit pedesaan
saat perpisahan mesti terjalani
karena guru terlahir menjadi musafir

Selamat hari pendidikan guruku
Ingin kuziarahi pusaramu
menabur bunga seribu cinta
tapi entah di mana mesti kucari
namun namamu tersemat dalam kenanganku

Denpasar, 02.05.2021
Selamat Hardiknas

TAK AKAN ROBOH

Di kota-kota gedung sekolah
megah berselimutkan siang dan malam
tapak seribu kaki tiada henti
menulis rindu menjadi cerdas
agar selalu ada generasi
yang terbebas dari belenggu kebodohan

Kini gedung-gedung megah itu sunyi
tapak kaki masih menjauh
kelas berubah buram penuh debu
sebab anak didik mulai terbiasa
sekolah di atas langit

Di pedesaan sekolah darurat
kian terlantar tak dirawat
rumput liar menjadi rumah belalang
yang bermain tanpa terusik
oleh deru napas anak pedesaan
Menari ja’i*) sebelum masuk kelas

Gedung sekolah serba darurat
bertiang bambu beratap ilalang
telah roboh diterpa bencana taufan
tapi di atas bekas rentuhan
masih tertulis semangat juang
kami tidak akan roboh

Sekolah di kota dan di desa
sama berselimutkan sunyi sepi
jejak kaki anak didik menjauh
di saat negeri ini tersandera
oleh virus tanpa mata
mengubah segala kebiasaan

BACA JUGA:  Puisi Solilokui Padma Romo Mudji Sutrisno SJ

Hari ini sumpah mesti digelorakan
sekalipun gedung sekolah roboh
sekolah cinta mesti tetap mengakar
sebab jangan ada satu generasi
yang terperangkap pada kebodohan
yang mematikan keadaban

Hari ini janji mesti direkatkan
agar setelah badai berlalu
kembalilah kita ke sekolah kemanusiaan
membebaskan anak bangsa
dari sesat fanatisme dan radikalisme
sebab sekolah menjadikan manusia
dan memanusiakan manusia

Denpasar, 02.05.2021
Selamat Hardiknas 2021

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here