Senandung Doa untuk Umbu Landu Paranggi

52
Penyair Umbu Landu Paranggi yang dijuluki "Presiden Malioboro" dan "Mahaguru Guru Para Penyair. Berasal dari Sumba, NTT. Meninggal di Bali pada 6 April 2021. (Foto: ist)
Sabana Sumba, inspirasi bagi Umbu

Oleh Agust G. Thuru, Penyair, tinggal di Bali

Pernah kupanahmu dalam senandung doa
Pada pertemuan  di Jati Jagat
antara gemercik daun jati tua
kata bertuah mengalir  begitu saja
puisimu  lahir tanpa menggores pena

Dengan mata tajam tanpa berkedip
senandung doa  membuatmu tak berkutik
Ketika puisi mengharuskan namamu disebut
dan engkau tersenyum tanpa kesepian
sambil kau berujar namaku Umbu

Pada setiap rentang perjumpaan kita
puisi adalah kata-kata sakral
menjadi senandung doa penuh misteri
Jika hari ini semuanya engkau akhiri
ada namamu Umbu Landu Paranggi
Siapa mampu menghadang jalan kematian

Itu yang engkau titipkan pada kehidupan
Ada waktu yang harus tiba
pada garis terakhir jalan pejuang
senandung doa perpisahan menjadi nyata

Hari ini kulantunkan senandung doa
untuk upacara perpisahan ragawi
Pada puisi kutulis namamu
Umbu Lambu Paranggi
Jalan kematian kau tempuh sendiri

Denpasar, 06 04 2021

Facebook Comments

BACA JUGA:  Puisi Agust G. Thuru: Darah Merah Darah Putih

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here