Setahun dalam Impitan Pandemi Covid-19 Menurut Refleksi Romo Josep Susanto

197

TEMPUSDEI.ID (25/1/21)

Tahun 2020, meski begitu berat dijalani, mengajarkanku begitu banyak hal, khususnya tentang arti dan tujuan hidup sebagai seorang imam.

Begitu banyak orang orang menderita di sekelilingku. Ada yang kehilangan pekerjaan, pendapatannya merosot, sakit bahkan meninggal.

Khotbah-khotbah dan pengajaran Kitab Suci, meski indah dan baik, kurasa tidaklah cukup untuk menghilangkan rasa lapar di perut banyak orang saat ini.

Di awal pandemi, ada kuasa Roh Tuhan yang menggerakkanku untuk melakukan tindakan nyata, meski sederhana dan kecil, tapi kulakukan dengan cinta yang besar.

Apa yang aku miliki saat ini hanyalah sebuah titipan dari Yang Kuasa.

Apa yang berasal dari ATAS biarlah kembali ke ATAS, digunakan untuk kemuliaanNya.

Akhirnya setelah konsisten kulakukan sepanjang tahun kemarin, aku menemukan kembali arti dan tujuan hidupku sebagai seorang imam, yang sempat samar-samar tertindih tumpukan buku, diktat serta segala kesibukanku mengajar.

Terima kasih Tuhan, semoga aku SEMAKIN MENCINTAI,
SEMAKIN TERLIBAT
SEMAKIN MENJADI BERKAT

Salam dari Rm Josep Susanto

Facebook Comments

BACA JUGA:  Paskah dalam Bayang-bayang Wabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here