Eleine Magdalena: Bersama Tuhan Ada Pertolongan dan Sukacita Berlimpah

167
Eleine Magdalena, penulis buku-buku best seller.

Oleh Eleine Magdalena, Penulis buku-buku best seller, kini sedang menempuh studi doktoral Teologi 

 “Dalam Yesus ada penghiburan dan kekuatan.”

“Kisah Kasih Tuhan” oleh Eleine Magdalena.

Ibu Winny berusia 39 tahun ketika suaminya meninggal karena serangan jantung. Waktu itu Ibu Winny sedang hamil anak keempat. Usia kandungannya 4,5 bulan. Anak pertama berusia 21 tahun. Kondisi Ibu Winny tidak terlalu sehat. Pernah dua kali menderita sakit lever. Satu tahun sebelumnya mama dari Ibu Winny dipanggil Tuhan. Mendiang suami sangat menyayangi bahkan memanjakan Ibu Winny. Baju, tas dan kebutuhan lain hampir selalu dibelikan suami.

Melahirkan di usia 40 tahun tanpa suami yang mendampingi terasa sangat berat. Apalagi Ibu Winny selama ini hanya mengandalkan suami yang mencari nafkah. Di saat yang berat seperti itu ada seorang teman yang mengajak Ibu Winny ikut kelas bible study. Di situlah Ibu Winny baru mengerti Kitab Suci lebih dalam. Tidak lama kemudian Ibu Winny berkesempatan mengikuti retret. Sudah lama Ibu Winny rindu mengenal Tuhan Yesus, namun tidak tahu jalan dan caranya.

Setelah mengalami pembaruan hidup rohani, Ibu Winny mengalami sukacita yang sulit dilukiskan. Memiliki bayi dan membesarkan seorang diri mungkin bagi ibu lain terasa sebagai beban berat. Namun Ibu Winny bisa melewati semua ini karena mengenal Yesus secara pribadi. Dalam Yesus ada penghiburan dan kekuatan. Ibu Winny benar-benar mengamini dan mengimani apa yang tertulis dalam Kitab Suci bahwa Allah adalah Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda (lihat Mzm 68:6).

Untuk menghidupi dirinya dan anak-anak, Ibu Winny berjualan benda-benda rohani. Dengan tabungan yang masih ada dari suami ditambah hasil berjualan benda rohani, Ibu Winny membesarkan dan menyekolahkan anak-anaknya hingga selesai. Anak keempat bahkan dapat melanjutkan kuliah di University of New South Wales di Sydney, Australia hingga lulus. Hanya satu bulan setelah lulus ia telah mendapat pekerjaan yang diinginkan. Tuhan benar-benar membuktikan bahwa SabdaNya sungguh benar dan nyata bagi orang yang berpegang pada janjiNya. Kini semua anak Ibu Winny sudah menikah.

BACA JUGA:  Kerendahan Hati Haruslah Menjadi Jubah Pelayanan Kita

Bersama Yesus ada sukacita walaupun tidak berlimpah dalam kekayaan. Hidup dengan berhemat tidak terasa sebagai sesuatu yang menyiksa. Selalu merasa cukup dan tidak menginginkan materi secara berlebihan. Di usianya yang ke-70 Ibu Winny masih tetap tampak cantik, rapi, dan menarik. Siapa sangka kalau Ibu Winny ternyata tidak pernah melakukan perawatan wajah dan rambut secara khusus ke salon. Resepnya adalah doa, bersyukur, dan melayani Tuhan. “Tuhanlah kekuatanku,” demikian kata Ibu Winny. Ibu Winny berjanji untuk setia dan melayani Tuhan sampai akhir hidupnya. (dari buku “Kisah Kasih Tuhan”, 2015)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here