Rosario Merah Putih, Bangkitkan Semangat 100 Persen Indonesia, 100 Persen Katolik

997
Rosario Merah Putih, gagasan Kardinal Suharyo.
Kardinal Suharyo dengan Rosario Merah Putih di tangannya. Foto: HIDUP

JAKARTA, TEMPUSDEI.ID – Setelah sebulan penuh (Mei 2020) umat Katolik Indonesia mengikuti Doa Rosario Laudato Si secara live streaming dari keuskupan-keuskupan seluruh Indonesia dan dipimpin oleh para Uskup, kini memasuki bulan Juni Komisi Komunikasi Sosial Keuskupan Agung Jakarta (KOMSOS KAJ) menyelenggarakan live streaming Doa Rosario Merah Putih secara bergiliran dari paroki ke paroki.

Ketua KOMSOS KAJ Romo Harry Sulistyo menjelaskan, penyelenggaraan live streaming Rosario Merah Putih dimaksudkan untuk menyambung semangat umat dalam berdoa Rosario. “Setelah Doa Rosario Laudato Si selama satu bulan, umat jadi tambah rajin berdoa Rosario. Sayang sekali jika kebiasaan ini dihentikan. Dan berkenaan dengan Hari Kelahiran Pancasila yang menjadi pemersatu bangsa, sangat baik jika sebulan ini kita syukuri dan semakin membangkitkan semangat cinta tanah air melalui doa Rosario Merah Putih,” jelas Romo Harry.

BACAJUGA: https://www.tempusdei.id/2020/06/1067/romo-mudji-sutrisno-sj-rosario-merah-putih-energi-cinta-bagi-indonesia.php

Sejumlah umat memberi tanggapan atas penyelengaraan RMP ini. Bagi mereka, ini kesempatan sangat baik untuk berdoa bagi bangsa dan negara. Berikut kata mereka:

Kresensia Harianja (Santa Clara, Bekasi Utara)

Kresensia Harianja

Secara pribadi, saya menyambut Doa Rosario Merah Putih ini dengan sukacita. Inilah saat yang baik bagi kita secara khusus berdoa bangsa dan  negara kita tercinta. Di negara ini kita tinggal, mengalami dan menikmati kehidupan, maka sewajarnya, bahkan wajib kita mendoakan. Kita memiliki Bunda yang tidak pernah memalingkan wajahnya dari kita anak-anaknya, maka baiklah kita berdoa bersama dia.

Dalam Rosario Merah Putih ini kita mohon rahmat persatuan, kekompakan sebagai bangsa walau kita berbeda-beda. Kita bhinneka kita Indonesia, bukan? Saya yakin, kita diikat dalam iman dan semangat Merah Putih. Dan setelahnya, kita menjadi warga Bangsa dan Gereja yang semakin mencintai negara dan Gereja dengan berbagai-bagai cara.

Karenanya, saya sangat mengapresiasi ide Kardinal Suharyo yang menggagas Rosario Merah Putih. Ini menggelorakan kebersamaan dan persatuan.

 Letkol Gerardus Maliti, Gereja Gereja Katolik Santo Agustinus Stasi Halim Perdanakusuma.

Letkol Gerardus Maliti, M.Si

Kegiatan rohani bernama Rosario Merah Putih ini merupakan spirit rohani bagi umat Katolik yang sangat baik. Sekarang kita berada di tengah-tengah virus korona yang sadar atau tidak justru membuat kita banyak berdoa dan makin beriman. Rosario Merah Putih adalah salah satu yang membuat kita semakin kuat dan optimistis menghadapi korona, juga semakin kuat sebagai bangsa.

Kita juga harus bersyukur memiliki pemimpin umat seperti Kardinal Suharyo yang tidak pernah berhenti berpikir agar umatnya semakin mencintai iman mereka dan negeri ini. Gagasan Bapak Kardinal sangat tinggi nilai nasinalnya dan membumi. Semoga ke depan Kardinal semakin membuat iman kita tambah kokoh. Kita orang Katolik bersyukur memiliki panutan seperti Kardinal Suharyo, semoga beliau tetap sehat-sehat dan selalu inspiratif serta menjadi panutan dalam sikap dan tindakannya.

 Dessy Santosa (Kelapa gading)

Dessy Santosa

Saya rasa kegiatan live streaming Rosario Merah Putih suatu gerakan berdoa bersama yang patut kita dukung. Doa bersama ini akan menggerakkan banyak orang di paroki seluruh di KAJ atau Indonesia bahkan dunia, sebab bisa jadi orang-orang Indonesia yang tinggal di negara mana saja bisa ikut bergabung bersama, mendoakan Indonesia dan juga sekaligus mendoakan dunia.

Semangat Merah Putih yang digelorakan menurut saya adalah semangat yang patut dan harus kita kumandangkan terus menerus. Ini bisa memantik semangat persatuan, cinta tanah air, setia pada bangsa dan negara, yang kemudian kita satukan dalam doa-doa kita untuk membuat kita juga makin setia pada negara, bangsa dan juga iman kita sendiri sebagai seorang Katolik. 100 persen Indonesia, 100 persen Katolik.

Ide Rosario Merah Putih adalah ide yang sangat bagus dari Bapak Kardinal Suharyo. Saya sejak awal Rosario Merah Putih digulirkan, benar-benar mendukung dan mengapresiasi sekali ide Bapak Kardinal ini. Beliau ingin kita sebagai umat Katolik benar-benar bisa bersikap sebagai orang Katolik yang cinta pada bangsa dan negara Indonesia serta setia pada Pancasila dan UUD 45 tanpa meninggalkan jatidiri kita sebagai orang Katolik.

Nah! Dengan ide Bapak Kardinal, semangat kasih ini bisa makin nyata, kita tidak hanya berdoa dan peduli untuk kepentingan diri sendiri atau golongan, tapi untuk seluruh umat manusia dan bangsa. Kita saling bergandengan tangan dalam perbedaan dengan semangat Merah Putih dan semangat kasih yang diajarkan Yesus sendiri.

 Amron Trisnardi (Bumi Serpong Damai – Tangerang)

Amron Trisnardi

Bangsa ini memang harus dicintai dengan banyak cara. Mendoakan adalah salah satu cara. Karena itu Doa Rosario Merah Putih ini patut didukung dengan harapan doa ini menghasilkan cara-cara kreatif baru dalam mengonkretkan cinta pada bangsa ini. Ingat, jangan hanya berdoa. Berdoa dan bekerja, ora et labora seperti kata Santo Benediktus.

Ide Rosario Merah Putih dari Kardinal bagi saya sangat sangat bernilai karena mengingatkan kita pada karya Tuhan bagi bangsa ini melalui para pahlawan dan anugerah negeri yang indah dan kaya raya ini. Semoga ke depan, juga berkat Doa Rosario Merah Putih, makin banyak orang yang menikmati kekayaan negeri yang sekali lagi kaya raya ini.

Doa Rosario Merah Putih tersebut akan diadakan setiap malam pukul 20.00 WIB dengan giliran sebagai berikut:

01/06 Keuskupan Jakarta

02/06 Paroki Harapan Indah

03/06 Paroki Alam Sutera

04/06 Paroki Cilangkap

05/06 Paroki Cilandak

06/06 Paroki Lubang Buaya

07/06 Paroki Kalideres

08/06 Paroki Curug

09/06 Paroki Citra Raya

10/06 Paroki Kampung Sawah

11/06 Paroki Danau Sunter

12/06 Paroki Rawamangun

13/06 Paroki Bidaracina

14/06 Paroki Pulogebang

15/06 Paroki Kelapa Gading

16/06 Paroki Jatiwaringin

17/06 Paroki Ciputat

18/06 Paroki Cempaka Putih

19/06 Paroki  Meruya

20/06 Paroki Kosambi Baru

21/06 Paroki Cijantung

22/06 Paroki Cilincing

23/06 Paroki Jalan Malang

24/06 Paroki Taman Galaxi

25/06 Paroki Kramat

26/06 Paroki Sunter

27/06 Paroki Bekasi

28/06 Paroki Ciledug

29/06 Paroki Pluit

30/06 Paroki Matraman

(TEMPUSDEI.ID)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here