Sun. Nov 9th, 2025

Di Usia 90 dan 86, Kakek Nenek Ini Saling Menyurati dengan Sangat Romantis, Mengapa Tidak Bicara Langsung Saja?

Tetap romantis sampai kakek nenek. Tuhan memberkati.

Aldo dan Giordano adalah pasangan Italia yang telah menikah selama 62 tahun. Kini, masing-masing dari mereka berusia 90 dan 86 tahun. Mereka tidak memiliki anak, tetapi cinta mereka tak pernah pudar.

Mereka bertemu saat Giordana dan Aldo sedang berlibur. Mereka menikah, dan telah mengalami banyak suka dan duka bersama, bergandengan tangan dalam aneka persoalan, hingga Desember lalu mereka dipisahkan, di luar keinginan mereka, oleh masalah kesehatan yang berkaitan dengan usia.

Kesehatan Aldo secara umum menurun dan ia mengalami patah tulang paha, sehingga ia harus menggunakan kursi roda dan membutuhkan perawatan penuh waktu.

Akibatnya, ia harus pindah ke fasilitas yang sesuai dengan kebutuhannya di kota lain. Sementara itu, Giordana dibawa ke panti wreda keluarga untuk orang sakit dan lansia di kota asalnya karena ia tidak dapat lagi hidup mandiri.

Baik Giordana maupun Aldo tidak memiliki anggota keluarga yang dapat mengantar mereka untuk saling mengunjungi, maupun pengetahuan tentang cara menggunakan alat komunikasi modern. Aldo pun mengambil pena dan kertas lalu mulai menulis surat kepada Giordana tercintanya.

Konon, itu adalah kebiasaan mereka setiap kali mereka berpisah. Ia membalas dengan antusias, dan setiap hari, dengan gaya penuh kasih sayang yang sama sekali tidak kuno—melainkan, dengan sentuhan gairah yang bijaksana namun intens:

“Aldo, kekasihku, aku ingin mengucapkan begitu banyak hal baik kepadamu, tetapi aku yakin kau bisa membayangkannya, karena situasi dan kekhawatiran kita serupa. Aku senantiasa merasakan kehadiranmu di sisiku. Isi surat-suratku tak mampu mengungkapkan betapa pedihnya aku hidup dalam situasi genting ini. Semoga takdir ilahi tak meninggalkan kita, karena kita sungguh saling membutuhkan. Aku selalu memikirkanmu, dan kukirimkan seluruh kasih sayangku. Kau tahu, kan, betapa Giordanina-mu mencintaimu? Aku akan segera tidur, dan ini adalah salah satu momen tersedihku. Di balik selimut, kudekap erat lenganku di dadaku, dan aku merasakanmu di sana bersamaku. Kuungkapkan semua perasaanku dan kukatakan betapa aku mencintaimu.” (dikutip di RavennaToday).

Aldo, setelah membaca kata-kata ini, mengatakan kepada orang-orang di sekitarnya bahwa jika ia diberi kesempatan, ia akan menikahinya lagi “seribu kali.”

Informasi sangat romantis tersebut datang dari Patricia, putri seorang wanita lain yang tinggal di panti jompo yang sama dengan Aldo. Ia berteman dengan Aldo dan membagikan kisah mereka kepada RavennaToday.

Kisah tersebut berakhir bahagia. Menurut sumber berita yang sama, pada 9 Maret, Aldo dapat dipindahkan ke fasilitas yang sama dengan istrinya. Korespondensi harian mereka tidak lagi diperlukan, karena sekali lagi mereka dapat berpelukan dan berbagi pikiran serta perasaan mereka secara langsung. (Aleteia)

Related Post