Sat. Mar 21st, 2026

Oleh Irwan Hidayat, Direktuir Sido Muncul

Ada yang berbeda tahun ini dalam perayaan hari besar keagamaan di Indonesia. Hampir semua hari raya datang hampir bersamaan. Imlek, Nyepi, Lebaran, dan Paskah berada dalam waktu yang berdekatan.

Dalam kalender 2026, Tahun Baru Imlek jatuh pada 17 Februari, Nyepi pada 19 Maret, Idul Fitri sekitar 21–22 Maret, dan Paskah pada 5 April.

Di negeri kita, perbedaan itu dirayakan dengan damai. Orang beribadah sesuai keyakinannya, saling menghormati, dan tetap hidup berdampingan.

Namun pada saat yang sama, di belahan dunia lain, perang masih terjadi. Konflik Iran yang sedang berlangsung kembali mengingatkan bahwa perang selalu membawa penderitaan, bukan hanya bagi tentara, tetapi juga bagi rakyat biasa yang tidak punya pilihan.

Saya tidak ingin menyalahkan siapa pun. Sebab setiap perang, pasti memiliki alasan, ada sejarah panjang, dan ada sudut pandang yang berbeda tentang sesuatu. Tetapi di atas semua itu, yang selalu sama adalah kesedihan. Rumah hancur, keluarga terpisah, dan masa depan menjadi tidak pasti.

Ketika melihat perayaan agama yang datang bersamaan di Indonesia, saya merasa bersyukur. Kita diingatkan bahwa perbedaan tidak harus berakhir dengan konflik. Perbedaan bisa menjadi kesempatan untuk saling menghormati, saling memahami, dan saling menjaga.

Saya sadar, saya tidak bisa menghentikan perang. Saya juga tidak punya kekuatan untuk mengubah keadaan dunia. Tetapi saya percaya, setiap orang tetap punya peran.

Peran saya adalah bekerja sebaik mungkin, menjalankan usaha dengan sungguh-sungguh, dan memastikan bahwa setiap hal yang saya lakukan bisa memberi manfaat bagi orang lain.

Mungkin itu terlihat kecil dibandingkan peristiwa besar di dunia. Namun jika setiap orang melakukan yang terbaik di tempatnya masing-masing, dunia akan menjadi sedikit lebih baik.

Di tengah dunia yang sering dipenuhi konflik, mungkin yang bisa kita lakukan adalah memastikan bahwa dari tempat kita berdiri, kita tidak menambah penderitaan, tetapi justru menambah manfaat.

Saya sedih melihat perang. Tetapi kesedihan itu tidak boleh membuat kita berhenti berbuat baik. Justru dalam keadaan dunia yang tidak pasti, kita harus bekerja lebih sungguh-sungguh, hidup lebih jujur, dan berusaha memberi manfaat lebih besar.

Karena mungkin, kebaikan yang kita lakukan hari ini adalah satu-satunya hal yang benar-benar bisa kita sumbangkan untuk dunia. Dunia menanti kita!

Related Post