
YOGYAKARTA – Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta menjajaki kolaborasi strategis dengan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk untuk memperkuat riset herbal, saintifikasi jamu, dan hilirisasi hasil penelitian menjadi produk yang bermanfaat bagi masyarakat.
Penjajakan kerja sama tersebut mengemuka dalam pertemuan Rektor UKDW Wiyatiningsih bersama Direktur Utama PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, DR (HC) Irwan Hidayat, di Semarang pada akhir Juni 2026.
Audiensi itu juga dihadiri Dr. Aniek Prasetyaningsih dari Fakultas Bioteknologi UKDW serta Christina Angelina dan Adhimas Yudistira dari Biro Kerja Sama dan Relasi Publik UKDW.
Kedua pihak membahas peluang kolaborasi dalam penelitian, inovasi, dan pengembangan produk herbal berbasis kekayaan hayati Indonesia. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mempercepat hilirisasi hasil riset perguruan tinggi sehingga dapat diterapkan secara nyata sekaligus memperkuat pelestarian jamu sebagai warisan budaya bangsa.
Rektor UKDW Wiyatiningsih mengatakan kemitraan antara perguruan tinggi dan industri menjadi salah satu kunci untuk menghasilkan riset yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kami melihat potensi besar untuk membangun kolaborasi yang saling menguatkan antara dunia akademik dan industri. Melalui kerja sama ini, hasil-hasil penelitian tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi dapat dikembangkan menjadi inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Dalam skema yang sedang dijajaki, dosen dan peneliti UKDW akan berpeluang memanfaatkan laboratorium dan infrastruktur penelitian milik Sido Muncul untuk mendukung riset terapan, pengujian, hingga pengembangan produk herbal.
Direktur Utama Sido Muncul Irwan Hidayat menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri akan memperkuat daya saing produk herbal Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.
“Sinergi seperti ini akan semakin memperkuat daya saing produk herbal Indonesia di tingkat nasional maupun internasional,” kata Irwan.
Dalam kesempatan itu, UKDW juga mengundang Irwan Hidayat menjadi pembicara utama pada Festival Jamu Nusantara 2026 yang akan digelar pada 16–17 Juli 2026 di Kampus UKDW Yogyakarta. Ia dijadwalkan menyampaikan materi bertajuk Hilirisasi Jamu: Dari Kekayaan Alam dan Tradisi Menuju Pasar Global.
Festival tersebut merupakan bagian dari komitmen UKDW dalam mendorong pelestarian sekaligus pengembangan jamu melalui pendekatan ilmiah. Beragam kegiatan akan digelar, antara lain Expo Jamu Nusantara, Seminar Nasional Jamu, Lomba Duta Jamu, Lomba Infografis, serta peresmian Pojok Jamu dan Taman Jamu di lingkungan kampus.
UKDW berharap penjajakan ini menjadi awal kemitraan jangka panjang dengan Sido Muncul dalam memperkuat riset, inovasi, dan pengembangan herbal Indonesia.
“Kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri menjadi kunci dalam menghadirkan jamu yang semakin relevan, terpercaya, dan mampu menjangkau pasar yang lebih luas di masa depan,” pungkas Irwan. (tD/*)

