Perlu Kesadaran Bersama untuk Merawat Kerukunan di Bekasi

Mewakili PJ Wali Kota Bekasi, Asisten Pembangunan Kesejahteraan Masyarakat (Asda II) DR H Inayatullah menghadiri silaturahmi Paroki Se DKI dan Kota Bekasi atau lingkup KAJ bersama FKUB dan para pemuka agama di Gereja Katolik Santo Albertus Paroki Harapan Indah, Medansatria, Kota Bekasi pada 4 April 2024.

“Suatu kehormatan bisa ada ditempat yang sangat luar biasa, dapat bersilaturahmi. Tentunya dalam hal ini pemerintah daerah sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh FKUB. Silaturahmi ini perlu dilakukan untuk terus merajut persatuan dan kerukunan,” kata Inayatullah usai kegiatan.

Dikatakannya, kota Bekasi merupakan miniatur dari Indonesia yang beragam agama, suku, budaya dan ras. Saat ini Kota Bekasi Bekasi menjadi kota peringkat kedua secara nasional dalam mewujudkan toleransi dan harmonisasi.

“Masyarakat yang heterogen, di kota ini saling menjaga. Ketika ada hari besar seperti Natal ini masyarakat dari agama lain juga selalu menjaga, begitupun dengan hari besar dari agama lainnya. Tentunya ini berkat kerjasama semua pihak dan terutama para tokoh,”ucapnya.

Romo Kaprilius Sitepu OFM Cap, Pastor Paroki Santa Clara, Bekasi Utara dan beberapa tokoh umat hadir dalam silaturahmi.

Lanjut Inayatullah,”Ini yang harus kita jaga dan rawat terus. Saya berharap semua masyarakat Kota Bekasi ini tetap bisa saling menjaga, melindungi, menyayangi, aman dan damai terus tentunya,” imbuhnya.

Inayatullah berpesan agar masyarakat di untuk tetap menjaga kerukunan antar umat beragama. Kemudian juga memahami keberagaman dan perbedaan dalam persatuan untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik.

“DNA dari masyarakat Kota Bekasi ini sudah baik. Jadi kita tetap harus guyub dan juga rukun. Dan juga memahami keberagaman dan perbedaan dalam persatuan untuk Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.

Romo Yustinus Kesaryanto selaku Pastor Paroki Harapan Indah sekalgus Pastor Dekanat Bekasi mengapresiasi Pemerintah Kota Bekasi yang mampu menjaga kerukuran umat beragama. Apresiasi yang sama diberikan oleh Romo Antonius Suyadi selaku Ketua Komisi HAAK KAJ.

Pemerintah Kota Bekasi dan FKUB aku Romo Suyadi, telah memberikan perhatian bagi terciptanya kerukunan dan keharmonisan di Bekasi dan Indonesia pada umumnya. “Saya belajar dari Bekasi,” aku Romo Yadi.

Rasnius Pasaribu, anggota DPRD Kota Bekasi  mengajak masyarakat dan para pemuka agama untuk selalu saling menghormati sebagai saudara. “Kita ini bersaudara. Bagaimana sih orang yang bersaudara? Ya, selalu berusaha menjaga saudaranya. Itulah kita semestinya di Kota Bekasi ini,” kata ayah dari dua anak ini. (AZ/EDL)