Jika Pemilu Diadakan Hari Ini, Suara Nasdem Terjun Bebas dan Gagal Masuk Senayan

192

Menurut hasil penelitian LSI Denny JA yang dirilis pada 1/11, dengan periode pengumpulan data 11-20 September 2022, “jika Pemilu diadakan hari ini”, Partai Nasdem kehilangan banyak pemilih sehngga gagal masuk Senayan.

Pemerolehan suara Nasdem tinggal 3,9 persen, jauh di bawah perolehan suara pada Pileg 2019 yang mencapai 10,26 persen. Sementara di posisi pamuncak PDIP dengan 20,9 persen, juga turun dari perolehan Pileg 2019 (22,26).

Dari hasil penelitian LSI Denny JA ini, semua partai memang mengalami penurunan suara. Namun, yang paling menonjol penurunan suaranya adalah Partai Nasdem.

Mengapa PDIP masih menempati posisi teratas? Menurut penelitian tersebut, hal tersebut sangat dipengaruhi “faktor Jokowi”.

Sebelumnya dikabarkan juga, berdasarkan penelitian Lembaga survey Lingkaran Suara Publik (LSP), setelah mencapreskan Anies Baswedan pada 3 Oktober 2022, elektabilitas Nasdem mengalami penurunan dengan tingkat elektabilitas tinggal 3,9 persen, sementara PDIP tetap di posisi puncak.

Di mata pengamat politik Celestino Reda, hasil penelitian tersebut menjadi alarm bagi Nasdem untuk mencermati langkah-langkah dan pilihan-pilihan politiknya.

Celestino Reda

Menurut Celestino, para pemilih “tradisional” Nasdem melihat pilihan Palloh pada Anies merupakan langkah drastis dan berlawanan dengan sikap dan warna politik Nasdem yang selama ini nasionalistis. “Ini semacam sebuah crash,” ujar Celestino.

Bagi Celestino, jika tidak ada langkah strategis dan teknis yang dilakukan Nasdem untuk “meneralisir” pilihannya, selain akan menggerus suaranya untuk kursi DPR, juga akan sangat menjadi persoalan serius bagi Caleg-calegnya di tingkat Kabupaten/kota dan provinsi. Para pemilih di daerah-daerah sudah terlanjur percaya bahwa Partai Nasdem adalah partai nasionalis, ternyata berubah haluan.

“Semoga Nasdem menggunakan waktu yang tersisa untuk melakukan langkah strategi nan teknis untuk selamatkan diri,” ujarnya. Menjawab pertanyaan, langkah apa yang sebaiknya dilakukan Nasdem, Celestino menjawab, “Di Nasdem banyak ahli, mereka tentu tahu apa yang perlu dilakukan.”  (tD)