MISTERI “ANGKA 13” DAN BUNDA MARIA

174
Bunda Maria/Tuan Ma

Persepsi “bisa sial” pada tanggal 13, terlebih di hari Jumat (“Friday the 13th / Freaky Friday atau  Black Friday”) telah terbentuk dan menyebar luas di seluruh dunia sejak berabad -abad lalu.

Sudah biasa kita melihat rumah, hotel-motel, losmen-apartemen, gedung, rumah sakit sering melewatkan nomor lantai atau kamar “13”. Bahkan beberapa bandara juga terkadang menghilangkan gerbang “13”.

Tahayul ini berkembang secara luas terutama di dataran Eropa dan Amerika, sampai-sampai ada film ber-genre horor dengan judul “FRIDAY THE 13TH”. Juga begitu banyak orang menderita penyakit “paraskavedekatriaphobia” atau “friggatriskaidekaphobia”, istilah ilmiah bagi perasaan takut pada Jumat tanggal “13”.

Konon, mantan Presiden AS, Franklin D. Roosevelt menghindari melakukan perjalanan pada tanggal “13” dalam bulan apa pun. Ia juga tidak pernah mau menjadi tamu yang ke-“13” dalam sebuah jamuan makan. Napoleon Bonaparte dan mantan Presiden Herbert Hoover kabarnya juga mengalami ketakutan berlebih pada angka “13”.

Rasa takut akan tanggal “13” ini bahkan telah menjadi inspirasi dibuatnya novel dan film-film bertema horror dan superstitious dengan judul yang sama, yang kemudian memicu orang untuk lebih mempercayainya lagi.

Orang-orang menghindari tanggal “13” ini untuk melakukan hal-hal penting seperti pergi berlayar, membeli rumah, bepergian jauh, pesta nikah, bahkan sebisanya jangan sampai melahirkan anak pada tanggal tersebut.

Tahayul bahwa hari Jumat tanggal “13” ini demikian “menakutkan” dan “membawa sial” berkembang dari waktu ke waktu, di antaranya dikatakan bersumber dari :

– Ada sejarahwan yang berteori bahwa Adam dan Hawa memakan buah terlarang pada tanggal “13” tersebut.

– Peristiwa banjir besar pada zaman Nabi Nuh, dipercaya sebagian ahli sejarah dimulai pada Jumat, tanggal “13” September (Tishri 1 pada 2458 SM).

– Pada Perjamuan Malam Terakhir, yang hadir adalah “13” orang, pada malam Jumat sebelum Yesus disalib. Yudas Iskariot adalah orang ke-“13” yang tiba malam itu.

– Sebuah kapal Inggris yang diberi nama “Friday the 13th”, berlayar pada Jumat tanggal “13”. Kapal ini kemudian hilang tak diketahui lagi kabar rimbanya.

– Dan masih banyak lagi “peristiwa-peristiwa sial” yang tercatat terjadi pada “Friday the 13th” (yang terakhir adalah serangan teroris pada Paris Attack, Jumat “13” Nov 2016).

Tentu saja, dalam tradisi Gereja Katolik, kita tidak mempercayai superstitous “Friday the 13th”, bahkan sebaliknya, dikatakan dalam KHK-Kitab Hukum Kanonik bahwa: “Hari dan waktu tobat dalam seluruh Gereja ialah setiap hari Jumat sepanjang tahun. Hari Jumat pertama dalam setiap bulan juga didedikasikan kepada Hati Kudus Yesus.

Yang lebih indahnya, lihatlah bahwa dalam penampakannya di Fatima, Bunda Maria muncul berkali-kali kepada anak-anak gembala di setiap tanggal “13”.

Ya, bagi orang-orang yang suka takhayul, angka ”13” adalah angka yang sial. Tapi bagi kita umat beriman dan terlebih para pecinta Maria, angka “13” mempunyai makna imani dan devosionali, karena pada tanggal 13 Mei sampai 13 Oktober 1917-lah, Bunda Maria datang dan menampakkan dirinya di Fatima, di hadapan tiga gembala kecil yakni Lucia, Francisco, Jacinta,  dan  nantinya juga pada 70.000 orang dari berbagai kota di Portugal yang datang untuk menyaksikan mukjizat yang dijanjikan Bunda Maria.

Di antara mereka ada kelompok bangsawan, insinyur, dokter-dokter, notaris,  dan tentu saja para wartawan dan fotografer, yang ateis juga yang skeptis.

Suatu kebetulan juga, bahwa di tahun 2017 lalu, “Friday the 13th” terjadi sekali lagi yaitu pada “13” Oktober 2017, persis di “100th” penampakan Maria yang terakhir di Fatima, seperti yang saya kupas-tuntas, ulas-bahas dalam buku saya , “Mary: Woman and Mother” – “Memoar 100 Tahun Fatima.” 

Oratio Fatimae / Doa Fatima.

Domine Iesu, dimitte nobis debita nostra, salva nos ab igne inferiori, perduc in caelum omnes animas, praesertim eas, quae misericordiae tuae maxime indigent.

Ya Yesus yang baik, ampunilah dosa-dosa kami. Selamatkanlah kami dari api neraka, dan antarlah jiwa-jiwa ke surga, terlebih jiwa-jiwa yang sangat membutuhkan kerahiman-Mu. Amin.

Tuhan memberkati & Bunda merestui.

RJK