REMBULAN ITU TIDAK MATI – Mengenang Romo YB Mangunwijaya

197
Romo YB Mangunwijaya

REMBULAN ITU TIDAK MATI
Mengenang Romo YB Mangunwijaya

Simply da Flores, Harmony Intitute

Hari ini engkau hilang
tidak kulihat di angkasa
kemarin tersisa sekerat kuku di mataku
seminggu yang lalu semangkuk
dan waktu sebelumnya
di tengah kampung tua
kami meneguk arak di antara batu pemujaan leluhur ditemani senyum purnama

Di manakah engkau bulan
apakah engkau sudah mati
atau hanya beranjangsana di sana
hadiri perayaan daun gugur karena purna tugas di pohon
atau sibuk tumpahkan gumpalan uap lautan agar tidak halangi cahaya mentari sinari wajah bumi
atau sedang menyapu pekat awan agar tarian bintang gemintang ditonton para pelaut

Rupanya
bulan tidak mati
bulan hanya pergi
untuk datang kembali
seperti jiwa moksa damai
untuk reinkarnasi lagi
dan daun kering gugur
untuk memupuk pohonnya subur
tumbuhkan tunas daun segar