Kardinal Suharyo: Kita Butuh Inspirasi Iman, Bukan Sekadar Motivasi

215

JAKARTA, TEMPUSDEI.ID (14/12/21- Dalam karya perutusan dan pelayanan, kita membutuhkan inspirasi iman, bukan hanya motivasi. Inspirasi iman selanjutnya berubah menjadi antusiasme. Dengan inspirasi iman kita akan tetap teguh dan semangat dalam pelayanan. Dan ingatlah juga, semua hal baik yang kita upayakan sepanjang tahun ini merupakan persembahan kita bagi kemuliaan Tuhan dan semoga menjadi berkat bagi masyarakat yang kita layani.

Hal tersebut dikatakan Kardinal Suharyo dalam Misa bersama para Pengurus Seksi Hubungan Antar Agama dan Kemasyarakatan (HAAK),  Pengurus dan Aktifis Kemasyarakatan (RT/ RW dan LMK) Paroki, Aparatur Sipil Negara, Tenaga Kesehatan, Peserta Kreasi Virtual Katolik Indonesia (KVKI), Pengurus  LP3KD Provinsi DKI Jakarta serta Pengurus Komisi HAAK Keuskupan Agung Jakarta, di Gereja St Andreas Kim Taegon, Kelapa Gading Jakarta pada hari Minggu 12 Desember 2021.

Kardinal melanjutkan, dengan semangat cinta tanah air dan kepedulian warisan para pendahulu, kita bisa merawat dan mengembangkan semangat cinta tanah air di dalam diri,  keluarga, komunitas dan di tengah-tengah masyarakat.

“Kita yakin bahwa selain tanah air ini diwariskan oleh para pendiri bangsa kita, negara kita adalah buah karya keselamatan Allah. Ingatlah, salah satu sifat Allah adalah yang peduli. Maka, sebagai warga negara dengan inspirasi iman Katolik, kita perlu merawat dan mengembangkan semangat cinta tanah air,” jelas Uskup asal Sedayu, Yogyakarta ini.

Bertepatan dengan Minggu Adven ke III, Kardinal mengingatkan bahwa misi kedatangan Kristus adalah keselamatan. Lanjutnya, kedatangan Kristus dalam diri kita berakibat wajah-wajah kita menjadi Kristus-Kristus kecil. “Kita diajak untuk bersuka cita dalam Minggu Adven ke III ini, bergembira menanti kedatangan Kristus. Kita yakin bahwa keselamatan yang dibawa oleh Yesus Kristus sungguh-sungguh nyata. Bukan sebuah konsep di awang-awang tetapi  nyata,” kata Kardinal meyakinkan.

Misa tersebut dipersembahkan secara konselebrasi bersama  Romo Stanislaus Sutopanitro Pr, Romo Antonius Suyadi Pr, Romo  Patrik Slamet Widodo Pr, Romo Aloysius Hadi Nugroho Pr, Romo Andre Delimarta, SDB. dengan Konselebran Utama Bapak Ignatius Kardinal Suharyo.

Romo Antonius Suyadi Pr  berharap perayaan syukur  atas penyertaan Tuhan dalam kehidupan, karya, usaha dan pelayanan tersebut, memberi semangat dan inspirasi untuk karya pelayanan ke depan. “Semoga perayaan Ekaristi ini sungguh meneguhkan kita semua, khususnya para pelayan masyarakat dalam menjalani dan melanjutkan tugas kemasyarakatan  dengan semangat suka cita dan membawa damai,“ kata Romo Suyadi 581 orang sebelum perayaan Ekaristi..

“Semoga, kita tidak henti-hentinya berusaha untuk merawat watak bangsa kita yang agung itu dan kita menghadirkan keselamatan yang nyata, yang menjadi bagian dari hidup kita,” pungkas Romo Suyadi.

Anggota Tim Karya Pengembangan Paroki (TKPP) Rasnius Pasaribu berharap, oleh karena berkat Tuhan, para pelayan Tuhan semakin semangat dan berbuah. “Terima kasih, Bapak Kardinal telah mengingatkan agar kami selalu meminta inspirasi dari Tuhan, tidak sekadar motivasi,” kata mantan Sekretaris Dewan Paroki Santa Clara, Bekasi Utara ini. “Terima kasih juga telah mengingatkan kami untuk selalu mencintai Tanah Air ini,” lanjut Rasnius yang juga anggota Komisi HAAK KAJ ini penuh syukur. (tD)