Puisi Simply da Flores, Sebuah Refleksi dari Papua

131
Simply da Flores

DIRGAHAYU NKRI-76

Alunan balada jiwa seorang Srikandi di bumi Kasuari Papua

Dirgahayu Indonesia
Pada HUT Proklamasi NKRI – 76
Kemerdekaan bangsa
Indonesia tercinta
Kita Indonesia,
Indonesia berpadu satu jiwa raga
Dari Merauke sampai Sabang, dari Mianggas hingga Rote

Dirgahayu Indonesia
Di tanah Papua ini
Sejak kecil kulihat merah putih berkibar
Kudengar Indonesia Raya dinyanyikan
Teks Pancasila dibacakan dan dipajangkan
Dan berkali sudah kuikuti upacara bendera HUT NKRI

Hari ini, disini
Di kota Merauke,
Di bumi Kasuari – Negeri Pantai Pasir Putih, Tanah tumpah darahku Papua
Kunyatakan salam dan doaku, aku perempuan Papua:
Dirgahayu Indonesia

Hari ini, saat gelora semangat syukur atas HUT Proklamasi NKRI dirayakan di seluruh negeri Indonesia,
Panji Merah Putih dikibarkan ke angkasa
Pancasila dibacakan
Indonesia Raya dikumandangkan,

Aku perempuan Papua,
Senandungkan damba rinduku, kibarkan harap doaku, bacakan derita dukalara suku bangsaku, kumandangkan darah dan air mata yang melumuri jiwa raga dan alam tanah Papua

Hari ini, saat HUT Proklamasi NKRI 76,
menyatu dengan saudara sebangsa dan setanah air di seluruh negeri Indonesia,
Kuberdoa memohon:
Agar bangsa kita dijauhkan dari bencana alam dan wabah pandemi korona yang kejam

Agar kita segenap rakyat diberikan perlindungan dan kesehatan jiwa raga

Agar para pemimpin bangsa, pejabat negara, pimpinan lembaga usaha, tokoh sosial adat budaya dan keagamaan diberkahi kewarasan kebijaksanaan, untuk mengabdi dan melayani segenap rakyat bangsa ini

Agar kita sesama masyarakat rukun bersaudara sebagai manusia beradab

Agar alam lingkungan dijaga dan dikelola dengan bijaksana serta tanggungjawab, sehingga bermanfaat bagi semua pewaris negeri Indonesia

Kiranya Sang Maha Agung mendengarkan dan mengabulkannya

Dirgahayu Indonesia,
dari titik nol, sambil memeluk kapsul cita-cita di pelataran Merauke, kukibarkan damba dan rinduku untuk Indonesia, di tanah Papua bumi Kasuari :
agar segenap orang asli Papua di tujuh wilayah adat budaya, bisa satu tekad dalam cita dan cinta, berdiri tegak bersatu padu membangun diri, dengan kekayaan alam anugerah ilahi, sehingga menjadi patriot bangsa dan tuan di tanah sendiri

Agar perempuan dan anak-anak Papua tersenyum makan sirih pinang di honay, hutan sagu, sungai, gunung dan lembah, karena damai dan tidak takut dengan suara tembakan, serta darah mengalir nyawa hilang terbang

Agar anak-anak Papua di bumi Kasuari, maupun yang tersebar di seluruh negeri dan luar negeri, tidak jadi orang asing di bawah Panji Merah Putih, yang ajarkan keberanian atas dasar kebenaran dan kesucian nurani jiwa

Agar orang asli Papua tidak diperlakukan rasis dan dicap teroris, karena menyatakan kebenaran dan membela harkat martabat jiwa raga, di atas tanah lahirnya yang terus dikuras kekayaan alamnya

Agar kami dibangunkan sarana publik dengan kasih sayang, dibangun jiwa raga secara beradab, seperti amanat Pancasila dan cita-cita Proklamasi, yang kita rayakan sekarang ini
HUT NKRI ke 76.

Agar jangan kami orang asli Papua diajari berperang dan saling membunuh, sementara kekayaan alam kami dirampok para pemodal, sambil dijaga pejabat negara

Agar putra-putri Papua yang menjadi politisi dan pejabat, tidak diajari korupsi dan pesta pora, sambil menjadi kacung para pemodal untuk menjajah saudara sendiri, dan membiarkan perampokan kekayaan alam di tanah Papua ini

Agar sungguh dihargai dan diakui, bahwa orang Papua dan kekayaan alamnya, telah mengemban patriot bangsa dan ikut andil membangun NKRI, bukan pengemis di negeri ini, untuk dikasihani sebagai warga negara kelas 2

Dirgahayu Indonesia,
Aku perempuan Papua, mengatakan apa adanya yang kurasakan dan kualami di tanah ini
Aku damba damai
Aku cinta harmoni
Aku butuhkan kasih sayang persaudaraan sejati di negeri ini:
Agar Kasuari dan Cendrawasih lestari hidup di habitatnya

Agar makna Panji Merah Putih terus berkibar dalam jiwa raga orang asli Papua

Agar kami orang asli Papua pun dihargai dan dijamin hak serta martabat sebagai warga NKRI, dan sesama saudara manusia beradab

Dirgahayu Indonesia,
Kembalikan Papua sebagai sorga kecil yang diberikan Allah,
jangan jadikan kolam merkuri dan darah, karena kekayaan alam bumi Kasuari dikuras, lalu orang asli Papua dikejar, dibantai dan dihabiskan di sini

Dirgahayu Indonesia
Buktikan makna lagu Indonesia Raya
Tunjukan amanat luhur dan sakti Panji Pusaka Merah Putih
Wujudkan Pancasila jiwa bangsa di seluruh negeri, juga untuk orang asli Papua
Kita bangsa manusia beradab, Indonesia

Hari ini,
Saat merayakan HUT Proklamasi NKRI-76
Kami perempuan Papua berdiri di titik nol Merauke, di keliling kapsul cita-cita anak bangsa INDONESIA
berpadu satu dengan semua orang asli Papua di bumi Kasuari, juga semua saudara yang tersebar di seluruh tanah air dan luar negeri,
sekali lagi berdoa dan kumandangkan penuh damba dan cinta:

Dirgahayu Indonesia
Jayalah negeri kita
Sejahteralah bangsa kita Indonesia
Majulah Negara kita
Indonesia, karena;
Kokoh kuat Pancasila
Berkibar Merah Putih
Terjalin nyata persaudaraan dan kemanusian, yang adil dan beradab bagi segenap rakyat
Ada harmoni dan saling menghormati
sebagai sesama insani – citra Ilahi
di seluruh negeri

Dirgahayu NKRI
Selamat HUT Proklamasi ke 76
MERDEKA….
MERDEKA…..
MERDEKA…..