Puisi-puisi Tanya Simply da Flores tentang Korona

54
Simply da Flores

KORONA, APA DAN SIAPAKAH KAMU?

 

Hari ini kutanya padamu hai, Korona!
Kutahu namamu
karena diberitakan
karena menakutkan
karena menyakitkan
karena mematikan
karena membingungkan
karena tak terkalahkan
karena terus misterius

Para medis kewalahan
Para politisi tak berdaya
Para penguasa kelimpungan
Semua manusia tak tahu ke mana
dan harus berbuat apa agar sengat
dan kejammu, Korona terhenti
agar bisa dan mautmu segera usai

Korona!
Apakah kau kuman
atau tangan malaikat maut
yang sedang mencabut nyawa?
Apakah kau pasukan dajjal
yang sedang membuka meterai akhir zaman?
Apakah kalian cahaya amarah Sang Pemilik Kehidupan
karena bosan melihat tingkah manusia di bumi ?
Ataukah kamu penampakan Maha Kuasa Sang Pencipta?

 

ilustrasi korona/ist

PESTA SANG MAHA MISTERI

Korona dan kekejamannya
bagi kami manusia zaman digital ini
tak kuasa dibendung daya manusia
tak bisa dihentikan upaya akal insani
tak usai digugat nalar
tak sirna diperangi paramedis kami
Korona-Mu terus misteri mencekam
dan merenggut nyawa

Ya, Sang Maha Misteri,
Engkau sedang panen raya dan berpesta
karena Kau-lah Maha segala Maha
karena Kau-lah Pemilik dan Penguasa semua
karena Kau-lah Sang Asal,
Sang Penyelenggara dan Sang Tujuan segalanya
Terjadilah Kehendak dan Rencana-Mu

Ini usul kecilku:
Bukalah mata-Mu
Sendengkan telinga-Mu
Lihat dan dengarkan
Teriakan dan isak tangis kami
menggema di seluruh jagat
Rintihan dan banjir air mata di mana-mana
Tak peduli status kaya miskin,
tua muda, benar salah,
baik jahat, suku, agama, bangsa dan negara

Korona-Mu menyerang
Korona-Mu mencabut nyawa
menurut rancangan dan kehendak-Mu, Sang Maha Misteri

Masihkah Engkau Maha Pengasih
Masihkah Engkau Maha Rahim
dan Maha Pengampun
Masihkah kasih sayang-Mu
tak bertepi dan cipta-Mu abadi ?

BACA JUGA:  Cerpen Veronika Ivanalia Aninda Putri: Deritanya Tuntas di Ujung Jalan              

Kepada-Mu kumohon, ya Sang Maha Misteri
Sibaklah tirai misteri itu
Dengar doa kami
Ampun-Mu berikan
Kasih-Mu ulurkan
Sayang-Mu alirkan
Cinta-Mu berkahi
Hentikan sudah
pesta panen dan amarah-Mu

Biarkan kami bertobat
dan kembali bersujud mencium telapak-Mu
Mampukan kami beriman dan bersyukur pada-Mu

Tolonglah kami agar tahu berterimakasih
pada sesama dan alam lingkungan
Ajar kami sadari:
siapakah hakikat diri
di tengah sesama dan alam semesta milik-Mu,
Sang Maha Misteri

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here