Romo Josep Susanto

Jakarta, TEMPUSDEI.ID (1/1/20)

Siang, 1 Januari 2021, seperti biasa Romo Josep Susanto, pemilik channel youtube “Bible Learning With Father Josep” itu menghubungi salah satu restoran langganannya untuk memesan nasi kotak.

Karyawan restoran itu sudah familiar dengan nama dan suara Romo Josep. Dalam waktu 1,5 jam pesanannya sudah siap. Mereka bekerja dengan sangat cekatan.

Tepat jam 12.30 WIB, imam Keuskupan Agung Jakarta itu menyetir mobilnya, berkeliling untuk membagi-bagikan makanan itu seorang diri.

Karena dalam situasi Tahun Baru, jalanan pun masih sangat lenggang. Masih jarang sekali mobil lalu lalang di jalan raya.

Hal itu tentunya mempermudah Romo untuk menepi bila bertemu dengan driver ojek online, tukang sampah, supir bajaj, atau pasukan orange, yang memang sedang beristirahat di sepanjang Jalan Pulo Mas Raya sampai Jalan Pemuda, Jakarta Timur.

Nasi pesanan Romo Josep

Tidak sampai 1 jam paket-paket nasi kotak di mobil Romo hampir habis. Ketika tiba di perempatan lampu merah TU GAS, Romo melihat seorang ibu tua penjual tissue, sedang duduk tertidur di pembatas jalur bus trans Jakarta. Wajahnya sangat lelah. “Pasti dia belum makan,” gumam Romo.

Sayangnya, lampu sudah berwarna hijau sehingga Romo tidak bisa berhenti. Ia pun putuskan untuk putar balik, sampai ke lampu merah Arion.

Saat itu dia melihat tukang-tukang bajaj dan para driver ojek online, sedang duduk menyantap nasi kotak berwarna hijau yang sebelumnya dia berikan kepada mereka.

“Ada sebuah rasa syukur saat melihat wajah-wajah ceria mereka,” kata ahli Kitab Suci Perjanjian Lama ini.

Dari jauh Romo melihat si Ibu penjual tissue tadi masih tertidur pulas. Romo memperlambat laju mobilnya, supaya bisa berhenti pas saat lampu merah.

BACA JUGA:  Dapat Mukjizat di Masa Adven, Romo Josep Susanto Mengaku Tersipu, Mukjizat Apa?

“Kupanggil Ibu itu untuk mendekati mobilku, dia pikir aku mau beli tissue. Kusodorkan 1 nasi kotak kepadanya, sambil berkata, ini ada rezeki, Bu. Di rumah Ibu ada berapa orang?”

Ibu itu menjawab, 3 orang. “Sambil kuberikan 2 kotak lagi, aku tanya, cukup?”

Jawabnya, “Cukup Mas, alhamdulilah, terima kasih banyak ya Mas. Semoga Masnya murah rezeki.”

“Amin,” jawab Romo Josep.

Romo pulang ke Samadi (tempat tinggal Romo Josep) sambil senyum-senyum sendiri. Dia percaya doa Ibu penjual tissue yang dijumpainya di lampu merah itu akan didengar oleh Tuhan.

“Semoga di tahun 2021 ini imamatku bisa terus menjadi berkat buat sesama. Aminnn,” harap Romo Josep siang itu dalam doanya. (tD)

Facebook Comments

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here