Memelihara Pikiran Positif bagi Kesehatan

82
Romo Felix Supranta, SS.CC

Oleh Romo Felix Supranto, SS.CC

Seorang teman sering kali mengeluhkan asam lambungnya naik. Ia telah bertahun-tahun mengalami penyakit itu. Obat-obat medis memang menolongnya, tetapi tidak membawa kesembuhan yang sejati sampai ia mendengarkan ajaran tentang  pengaruh yang menghancurkan dari kepahitan dan kemarahan yang  tak terselesaikan. Ia menyadari bahwa selama ini ia menaruh kemarahan kepada partner usahanya yang dianggapnya telah berlaku curang terhadapnya. Syukurlah ia  mendengarkan ajaran Tuhan Yesus untuk mengampuni musuh-musuhnya dan ia bisa melakukannya. Ketika ia mengampuni rekan kerjanya itu, asam lambungnya tidak kambuh lagi.

Pengalaman di atas menunjukkan bahwa tubuh dan pikiran memiliki hubungan yang erat.  Tubuh ragawi kita akan merespon secara negatif pikiran yang negatif. Demikian juga, tubuh kita akan menanggapi secara positif pikiran yang positif. Setiap bagian tubuh kita memiliki peranan masing-masing. Jika salah satu bagian tubuh kita tidak sehat, maka seluruh tubuh kita pun akan menderita.

Kita hendaknya menyadari bahwa ada relasi yang erat antara perasaan dan pikiran kita dengan apa yang terjadi dengan tubuh kita.  Kebahagiaan, pengharapan, optimisme, dan ucapan syukur  dapat mengendalikan ganasnya penyakit kardiovaskular seperti penyakit jantung dan stroke, diabetes dan darah tinggi. Sebaliknya, depresi dapat mempeparah penyakit hati, diabetes, dan penyakit-penyakit lainnya.

Ketika ada sesuatu dalam pikiran kita yang menekan kita,  kita mungkin tidak bisa tidur dan kita merasa sangat lelah  esok harinya. Karena itu, untuk meningkatkan kesehatan kita, kita  sebaiknya sesegera mungkin menyelesaikan masalah-masalah yang mengganggu pikiran kita dan melepaskan semuanya itu dari pikiran kita :  “Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu (Efesus 4 : 26). Jadi, jangan biarkan kemarahan bersarang dalam pikiran kita. Ini untuk memelihara kesehatan tubuh kita.

BACA JUGA:  Memulihkan Jiwa di Restoran Tuhan

Salam sehat dan tangguh

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here