Puisi Agust G. Thuru: Darah Merah Darah Putih

64
Sekelompok kuda di padang rumput di wilayah Mbrukulu, Sumba Timur. Foto: destination.co.id
Oleh Agust G. Thuru
Aku lahir dari tanah leluhur
padang luas menikung pada kaki barisan bukit batu
ilalang ranggas pada birahinya kemarau
debu terbang dari kuku seribu kuda pacuan
di situ rahim ibu tempat aku tumbuh untuk sujud

Aku tulang-tulang perkasa anak tanah
otot-otot liat titisan leluhur
darah merah darah putih mengairi tanah kering
agar dahaga yang masih menghantu
tidak harus selalu dibasuh dengan air mata

Aku penunggang kuda di padang gembala
memecut punggungnya dengan tiupan roh leluhurku
melintas katulistiwa berselubung jiwa merah putih
menuang darah merah putih
di satu cawan kita: Indonesia!

Denpasar, 11 Agustus 2020

Agust G. Thuru lahir di Maghilewa Inerie, Ngada, Flores, NTT 25 Mei 1957. Menyelesaikan pendidikan di STKIP Widya Yuwana Madiun. Pernah bekerja sebagai guru. Sejak 1990 sampai sekarang menekuni dunia jurnalistik. Saat ini Pimred Tabloid Mentik tinggal di Denpasar, Bali.

Facebook Comments

BACA JUGA:  Puisi Agust G. Thuru: Nyanyian Jerit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here