Thu. Aug 6th, 2026
Irwan Hidayat, Bos Sido Muncul: tidak mau reaktif (ist).

Dalam dunia digital yang tunggang langgang ini, isu sesat dapat menyebar jauh lebih cepat daripada fakta. Dan dalam waktu yang cepat, isu itu bisa bergulung-gulung dan beranak pinak. Jika tidak segera ditangkal, ia akan ”menjelma” menjadi kebenaran, alias dipercaya lalu bisa menjatuhkan citra.

Tentang formula tersebut, Irwan Hidayat Bos Sido Muncul tidak sepenuhnya sependapat. Baginya, reputasi dibangun oleh kualitas produk, bukan oleh perdebatan apalagi isu murahan.

Tentu saja ayah dari dua anak ini tidak asal bicara. Irwan mengaku pernah menghadapi tuduhan bahwa Tolak Angin mengandung zat berbahaya. Alih-alih melaporkan penyebar isu ke polisi, ia justru memilih menemui orang yang menyebarkan isu itu.

Apa yang terjadi? Alasan orang itu mengejutkan. Dia meminta maaf sambil mengaku, “Maaf ya Pak. Saya sendiri minum Tolak Angin. Saya cuma ingin follower saya naik.”

Orang itu ingin pengikutnya bertambah dengan menumpang pada ketenaran nama Sido Muncul.

Dalam perbincangannya dengan Rhenald Kasali di channel youtube milik bintang iklan Tolak Angin itu, Irwan mengaku sering tertawa ketika mengingat peristiwa itu.

Menurutnya, banyak isu lahir bukan karena niat jahat, melainkan karena keinginan mencari perhatian. Karena itu ia memilih tidak memperpanjang persoalan, apalagi melaporkan ke kepolisian.

“Kalau tidak ditanggapi, lama-lama hilang sendiri,” katanya santai. Dia menghindari sikap reaktif. (tD)

Related Post