Irwan Hidayat Sidomuncul Kian Peduli dan Cinta Kebudayaan

I rwan Hidayat, Direktur Sido Muncul semakin menegaskan kepedulian dan cintanya pada kebudayaan.

Irwan mengundang warga Pecinan Semarang kongkow bareng di kantornya, Kabupaten Semarang pada 24 Oktober lalu.

Dalam kesempatan itu, Irwan mengungkapkan idenya dan mengajak warga untuk bersama-sama membenahi kawasan Pecinan Semarang.
Kawasan Pecinan Semarang terletak di Kelurahan Kranggan, Kota Semarang. Irwan berharap tak lama lagi kawasan tersebut bisa bersaing dengan Pecinan di kota-kota besar lainnya.

“Saya punya ide itu Pecinan, makanya saya kumpulin warga Pecinan, ada 170 orang yang hadir, kebanyakan kepala RT/RW. Saya ingin berdiskusi, sumbang saran salah satunya dari saya, tempat harus dibersihkan, karena itu akan menarik semua orang,” kata Irwan di Pendopo PT Sido Muncul, Kabupaten Semarang.

Menurutnya, menata Pecinan Semarang akan menjadikan kawasan tersebut menjadi daya tarik wisata yang lebih besar. Karena itu, dia ingin memulai dengan mengajak warga langsung berbenah tanpa menunggu pemerintah.

Irwan Hidayat

Irwan juga mengusulkan agar warga secara bersama-sama mau memasang pernak pernik yang menunjukkan identitas Pecinan seperti mengecat pagar dengan warga merah, memasang lampion, dan memasang penanda dengan huruf China. Setidaknya, warga bisa memulai dengan membersihkan lingkungan.

“Yang penting membersihkan, ini kalau mereka membersihkan yang rapi tempat itu sudah menang dulu,” tambahnya.

Kawasan Pecinan Semarang dinilai memiliki potensi wisata yang besar. Bahkan, banyak warga dari luar Semarang yang sering mengunjungi kawasan tersebut.

Irwan mencontohkan bahwa ada rekannya yang berasal dari Pontianak rutin berkunjung ke Pecinan Semarang karena menganggap berdoa di sana memberi keberkahan.

“Semarang punya beberapa keunggulan, satu kota industri, dua kota kebudayaan, tiga kota pendidikan, kota kuliner, kota religi, religinya banyak sekali, ada Islam, Kristen, Budha, Hindu,” paparnya.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kranggan Markus Djuli Purwanto mengaku sudah mendengar gagasan tersebut langsung dari Irwan Hidayat. Karena itu, menurutnya agenda mempertemukan masyarakat menjadi penting sebagai edukasi.

“Itulah yang menjadi satu tantangan bagi kami untuk mulai mengedukasi warga dengan gagasan itu sangat baik sekali saya pikir, ada suatu alasan kepada warga makanya saat ini kita berkumpul di sini untuk memberikan semacam gagasan pencerahan kepada warga,” katanya.

Dia juga sempat menanyakan langsung kepada warga dan ketua RT/RW yang hadir di acara itu. Seluruhnya kompak mengatakan siap untuk ikut berpartisipasi membenahi kawasan Pecinan.

“Dari pemerintah juga mulai menggalakkan satu wilayah Pasar Gang Baru nah itu kan satu legend dan itu mulai kita tata,” ujarnya.

Senada dengan Markus, tokoh Pecinan Semarang Budi Santoso juga menyambut baik gagasan Irwan. Budi yang berteman lama dengan Irwan juga mengaku salut karena Irwan memiliki banyak gagasan untuk membangun Kota Semarang.

“Saya dukung semua gagasan untuk perbaikan Kota Semarang. Sekarang ini fokusnya sedang ke Kota Lama ini nanti Kota Lama dan Pecinan bisa jadi sepaket. Pecinan Semarang sendiri kan punya sejarah yang bisa ditanpilkan untuk wisatawan, ini harus digali lagi. Rumah-rumahnya harus ada identitas Chinesenya, mnimal pagarnya,” tambahnya. (tD/dtk)