Antara Aturan, Tujuan dan Fakta: SMA Sekolah Pukul 5 Pagi

Simply da Flores, Harmony Institute

Soal kewenangan Gubernur NTT
juga dinas lembaga bawahannya
untuk membuat aturan, kebijakan dan instruksi
Semua ada dasar hukumnya
ada prosedur dan tata sistemnya

Maka, semuanya kembali kepada yang menjabat
apalagi ada para legislatif
yang berwenang mengawasi mengontrol
pelaksanaan tugas para eksekutif
Juga ada kaum cendekiawan
serta para pegiat media publikasi

Masyarakat sudah memilih pejabatnya
sekarang alami hasil kerjanya
ada yang dirasakan bermanfaat
ada program yang bisa diwujudkan
ada janji yang masih dinantikan
ada pengalaman tak diharapkan

Dengan kecanggihan media digital
Maka masyarakat dapat banyak informasi
tentang fakta pelayanan publik
oleh semua pejabat negara
yang melayani hak-hak warga
di Bumi Flobamora NTT
wilayah tanah air NKRI tercinta

Timor Loro Sae Nian Laran
Mentari bersinar di tanah Timor
bawa kabar aturan baru
dari bapak Gubernur NTT
diterima para kepala sekolah
SMA mulai sekolah pukul 5
demi meraih prestasi gemilang
demi berkualitas generasi milenial

Meskipun sedang terjadi
lalanan longsor di Takari
banjir di Noel Mina
Ombak di Pukuafu
Sasando terus berdering lirih

Aneka reaksi di media sosial
sampai di Flores Nusa Nipa
geliat semarak wisata Komodo
destinasi super premium dilabel
juga polemik harga tiket
untuk saksikan binatang langka
geliat lahan untuk tambang
serta proyek panas bumi
di beberapa titik pulau Flores

Sumba Bumi Marapu, Tana Pasola kaya budaya
Kuda berlari menerjang Savana
Lahan terbentang jadi rebutan
Aneka kreasi proyek modern
serta industri pariwisata mau mengubah wajah Humba
dan hama belalang yang datang tak terduga
lalu aneka polemik jadi solusi

Sementara masalah pendidikan NTT
demi kualitas prestasi anak
demi masa depan cemerlang
ada deretan persoalan lainnya
yang dialami masyarakat Flobamora
gedung sekolah yang rusak
transportasi yang masih terbatas
persoalan ekonomi rumah tangga
masalah gizi buruk anak
perubahan cuaca ekstrim di NTT
cerita duka perdagangan orang
geliat pilu ekonomi rakyat
persoalan korupsi yang membudaya
yang diberitakan lalu terdiam

Di bumi Flobamora NTT
para guru dan pegawai sekolah
mereka juga punya keluarga
harus bangun tengah malam
tinggalkan keluarga saat subuh
demi tugas jam 5 pagi di sekolah
anak siswa harus bangun sebelum jam 5 pagi
biasanya masih lelap tertidur
terpaksa bangun siap diri
entah tersedia sarapan baginya
entah punya kendaraan ke sekolah
entah tersedia angkutan umum
entah aman dan nyaman di jalanan
dan entah siap mental semangatnya
entah sehat jiwa raganya
para siswa dan para gurunya

Sekolah mulai pukul 5 pagi
Kadis PPO takut Gubernur
Kepala SMA takut Kadis PPO
Guru pegawai takut Kepsek
Murid takut pada guru
Orangtua takut pada anak
Tapi tidak mampu menolak
karena aneka alasan hidup
demi membela piring nasi
demi dapat raport dan ijazah
maka terpaksa ikut aturan

Antara aturan, tujuan dan fakta
perlu dicermati dengan bijaksana
Aturan untuk apa dan siapa
Jangan sampai siswa mengalami
“Sekolah jadi hukuman masa muda”
Bisakah meraih masa depan cemerlang
Akankan menjadi generasi sukses
Benarkah bisa pandai mandiri
dengan aturan belajar pukul 5 pagi
Lalu teringat plesetan untuk NTT
NTT, Nanti Tuhan Tolong
NTT, Negeri Termiskin Terkorup
NTT, New Tourism Teritory
NTT, Nasib Tidak Tentu