Suryagen Berkomitmen Kembangkan Energi Baru Terbarukan dari Lenang Selatan, Sumba Tengah untuk Dunia

Presiden Komisari Utama PT Puri Prakasa Surya (PT Suryagen), Sonny Keraf menyatakan komitmen perusahaannya  untuk mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) di  Lenang Selatan,  Kecamatan Umbu Ratu Nggay, Kabupaten Sumba Tengah.

Menurutnya, produksi EBT  bukan hanya untuk Sumba Tengah, bukan juga hanya untuk NTT tetapi untuk Indonesia dan dunia.

“Karena itu kami berkeinginan kuat dan tulus ikhlas bersama masyarakat membangun EBT dari Lenang Selatan, Sumba Tengah, NTT untuk Indonesia dan dunia,” kata Sonny.

Komitmen tersebut Sonny  sampaikan usai upacara  adat setempat penyerahan lahan 866 diserahkan oleh suku Makatakeri di  kediaman Kepala Suku Makatakeri, Wawu Duka Limu, Kampung  Wara, Desa Lenang Selatan, Sumba Tengah pada 1 Februari 2023.

Dalam upacara adat tersebut,  pihak perusahaan membawa  1 ekor kerbau jantan, 1 Ekor sapi besar, 1 ekor kuda besar, 3 memoli emas, dan 2 ekor babi besar.

Sementara itu, pihak Suku Makatakeri menyerahkan sejumlah kain adat dan menikam  atau mengorbankan dua babi besar  sebagai  simbol setuju menyerahkan lahan kepada PT Puri Prakasa Surya untuk membangun EBT.

“Kami tidak main-main dengan rencana pembangunan EBT ini.  Kami adalah orang-orang kerja dan kami siap bersama masyarakat Lenang Selatan membangun listrik untuk Sumba Tengah, Indonesia dan dunia.  Listrik dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat daerah ini. Dan itulah komitmen kami,” kata Sonny.

Perusahaan menargetkan  pengembangan mulai berlangsung pada tahun 2024. Jelas Sonny, fasilitas produksi hidrogen hijau memanfaatkan teknologi teruji untuk memanfaatkan sinar matahari.

Sinar matahari sebagai sumber daya untuk produksi bahan bakar ramah lingkungan, yaitu hidrogen hijau yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan lokal maupun global.

Tentang PT Puri Prakarsa Surya

PT Puri Prakarsa Surya adalah bagian dari kelompok usaha Suryagen sebagai pengembang energi terbarukan dengan kemampuan multi-disiplin.

Perusahaan ini juga sedang merencanakan pengembangan Tenaga Surya 1.000 MWp di Wilayah Kepulauan Riau dan Tenaga Surya 165 MWp di Pulau Flores.

Suryagen peletak batu penjuru dalam mengembangkan energi terbarukan dan industri hidrogen hijau untuk menyambut ekonomi netral karbon pada tahun 2060.

Sementara itu Direktur Utama PT Puri Prakasa Surya, Benyamin Subrata dalam sambutan singkatnya menyampaikan terima kasih kepada Suku Makatakeri Sumba Tengah yang telah menerimanya dan secara tulus menyerahkan lahan  untuk pengembangan EBT.

Pihaknya mengaku siap merealiasaikan rencana pembangunan EBT secepatnya setelah semua urusan teknis selesai.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumba Tengah dan jajarannya atas dukungannya sehingga perjuangan selama dua tahun terwujud.

Bupati Kabupaten Sumba Tengah, Paulus SK  Limu mengimbau perusahaan agar setelah upacara adat, dapat melaksanakan komitmennya membangun proyek EBT tersebut dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat pemilik lahan.

Upacara adat dihadiri 300 undangan terdiri  tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah Kabupaten dan Provinsi serta Dewan Direksi Suryagen.

Kegiatan ini merupakan tahap pertama dari pembangunan  yang jauh Iebih besar, untuk mengubah 10.000 ha savana di Sumba Tengah menjadi lumbung energi hijau. (Td/*)