Vatikan Menyesali Tragedi Invasi Rusia ke Ukraina

54

TEMPUSDEI.ID-Sekretaris Negara Vatikan Kardinal Pietro Parolin pada hari Kamis menyesali “adegan tragis” yang terjadi di Ukraina setelah serangan Rusia, dan mengatakan kebijaksanaan diperlukan untuk menyelamatkan dunia “dari kebodohan dan kengerian perang.”

“Adegan tragis yang ditakuti semua orang sayangnya menjadi kenyataan,” kata Parolin dalam sebuah pernyataan video pada 24 Februari, setelah pejabat Ukraina melaporkan bahwa Rusia telah meluncurkan invasi skala penuh ke negara mereka.

Parolin menambahkan bahwa seruan Paus Fransiskus pada hari Rabu untuk “koeksistensi damai” di wilayah tersebut “mendapatkan urgensi yang dramatis setelah dimulainya operasi militer Rusia di wilayah Ukraina.”

Mulai pagi hari pada 24 Februari, militer Rusia menerobos perbatasan Ukraina di beberapa titik. Penembakan Rusia dan serangan rudal di markas militer dan lapangan terbang juga dilaporkan.

Pejabat Ukraina mengatakan, pada hampir 3:00 sore. waktu setempat, bahwa Rusia telah melakukan 203 serangan di seluruh negeri sejak sebelum fajar, menurut Reuters.

Dalam pernyataannya, Parolin mengatakan meskipun berita keluar dari Ukraina, masih ada harapan bahwa dengan kebijaksanaan, perdamaian bisa menang.

“Masih ada waktu untuk niat baik, masih ada ruang untuk negosiasi, masih ada ruang untuk menjalankan kebijaksanaan yang mencegah meluasnya kepentingan partisan, melindungi aspirasi sah masing-masing dan menyelamatkan dunia dari kegilaan dan menyelamatkan dunia. dari kebodohan dan kengerian perang,” katanya.

“Sebagai orang percaya, kita tidak kehilangan harapan akan secercah hati nurani dari mereka yang memegang kekayaan dunia di tangan mereka,” kata kardinal itu. “Dan kami terus berdoa dan berpuasa – seperti yang akan kami lakukan pada Rabu Abu ini – untuk perdamaian di Ukraina dan di seluruh dunia.” (CNA)