Kisah Inspiratif: Persahabatan Orang Kristen yang Lumpuh dan Orang Muslim yang Buta

676
Samir dan Muhammad, sepasang sahabat kental.

TEMPUSDEI.ID (5 OKTOBER 2021)

Setiap orang bergantung pada yang lain untuk bertahan hidup. Persahabatan mereka yang luar biasa, benar-benar saling melengkapi.

Diceritakan sebuah kisah inspiratif tentang seorang Kristen bernama Samir dan seorang Muslim bernama Muhammad, yang dikatakan telah tinggal di Damaskus di Suriah Ottoman selama tahun-tahun di pengujung abad ke-19, beredar di media sosial.

Menurut akun yang dibagikan oleh puluhan situs web dan di-posting media sosial, dan bahkan beberapa situs berita seperti Egypt Independent, Samir adalah seorang Kristen yang menderita kelumpuhan, dan Muhammad adalah seorang Muslim yang buta.

Tanpa cahaya mata Samir, Muhammad tidak punya cara untuk melewati jalan-jalan labirin di Damaskus kuno sendirian, sementara Samir yang lumpuh tidak bisa ke mana-mana tanpa kaki Muhammad. Yang satu bergantung pada yang lain: Persahabatan mereka luar biasa. Benar-benar saling melengkapi.

Dikisahkan bahwa keduanya adalah yatim piatu. Mereka selalu berbagi tempat tinggal yang sama, dan selalu hidup bersama.

Ketika Samir meninggal, Muhammad dikatakan menangis selama tujuh hari karena kehilangan separuh dirinya. Akhirnya, dia pun meninggal karena kesedihan atas kematian temannya — yang juga merupakan “kematian matanya”.

Tidak ada sumber yang mendokumentasikan kebenaran nama dan riwayat pribadi kedua orang ini. Namun, foto yang menggambarkan mereka itu, asli.

Foto itu diambil pada tahun 1889 oleh fotografer Tancrède Dumas (1830-1905), yang lahir di Italia dari orang tua Prancis.

Dumas belajar memotret di Florence dan membuka studio fotografinya di Beirut pada tahun 1860. Dia dipekerjakan oleh American Palestine Exploration Society, pendahulu dari American Schools of Oriental Research, untuk mendokumentasikan wilayah timur Sungai Yordan. Dumas juga melakukan perjalanan dengan Grand Duke of Mecklenburg-Schwerin, yang membawanya meraih julukan “Fotografer ke Imperial dan Royal Court of Prussia.”

Fotonya tentang kedua sahabat tersebut tersedia dari Divisi Cetak dan Foto Perpustakaan Kongres Amerika Serikat dengan nomor identifikasi digital cph.3b41806. Gambar juga tersedia dari Wikimedia Commons.

Semoga orang Kristen yang lumpuh dan Muslim yang buta, apa pun kisah nyata mereka, menjadi inspirasi nyata hari ini, melintasi batas perbedaan etnis, agama, dan semua hambatan lainnya. (tD/aleteia.org)