Mengejar Dugaan Ijazah Palsu Sang Walikota

156
Saat Paul dan kawan-kawan di Bareskrim

TEMPUSDEI.ID (11 JULI 2021)

Sejak masih berstatus sebagai mahasiswa, Paul Lein sudah menunjiukkan keberanian dan kegigihan dalam melawan rezim Soeharto. Saat ini ia tengah berusaha membongkar dugaan ijazah palsu Walikota Batam. Paul melakukan investigasi hingga ke LD Dikti Bandung, kampus di Bekasi dan Jakarta serta ke Kemendikti.

Berbekal informasi dan bukti-bukti yang cukup, Paul Lein didampingi Lembaga Hukum dan HAM PADMA INDONESIA (Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan Perdamaian Indonesia) menyampaikan laporan secara resmi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (26 Januari 2021) dan Bareskrim Mabes Polri di Direktorat Tindak Pidana Umum (25 Januari 2021).

Pelapor dan Saksi sudah di-BAP sekaligus melengkapi bukti-bukti. Giliran BAP terhadap Wali Kota terkesan lamban dan sangat tertutup.

Naluri Paul Lein sebagai aktivis dan Voice of The Voiceless di Batam bertanya-tanya dengan penanganan kasus tersebut. Dia menduga ada upaya mempetieskan kasus tersebut.

Menurutnya, hal ini bertentangan dengan program kerja Kapolri yang mengedepankan transparansi, akuntabel, profesionalitas dan integritas.

Ia menunjuk kinerja Kapolri saat membongkar kasus Joko Tjandra yang menyeret jenderal bintang dua dan bintang satu sebagai pertanda profesionalis dan integritas. Menurutnya, ini menunjukkan bahwa penegakan hukum telah menajam ke semua pihak atau sisi.

Terpanggil untuk terus mengawal kasus Walikota Batam tersebut, bersama Lembaga Hukum dan Ham PADMA INDONESIA bekerjasama dengan KOMPAK INDONESIA (Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi) dan Penggiat Anti KKN (Kolusi, Korupsi dan Nepotisme), setelah PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), Paul akan melakukan aksi sekaligus membuat laporan resmi.

“Jadi, kita akan adakan aksi di Mabes Polri sekaligus melaporkan ke Kapolri dan Propam Mabes Polri, Kompolnas RI, Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Ristek, Komisi III DPR RI dan KPK RI,” jelas Paul kepada media ini (10 Juli 2021).

Paul Lein juga mengajak solidaritas mahasiswa, organisasi Cipayung dan semua penggiat anti KKN untuk bersama-sama membongkar tuntas kejahatan dunia pendidikan tinggi yang dilakukan oleh oknum “kaum kuat kuasa dan kuat uang”. (tD)