Puisi Simply da Flores untuk Romo Sahid dan Mereka yang Telah “Pulang”

658
Simply da Flores
Romo Yohanes Baptis Sahid, beristirahatlah dalam Damai Abadi.

KESAKSIAN SANG LILIN SAHID, Ucapan Terimakasih kpd Alm. Romo Sahid

Lilinmu telah terbakar habis dalam waktu
imanmu terang bersinar
dalam kegelapan zaman
api iman dan Imamat
membakar benang tugas panggilan
leburkan putih jubahmu
dalam karya pelayanan
memikul salib panggilan sakral
agar sampai ajal

Pada puisi terakhirmu
engkau patrikan pesan jiwa dan amanah nuranimu
tanpa ragu bersaksi
tanpa cemas berpuisi
tanpa takut mati
karena iman di hati
bahwa jalan panggilan telah kau lalui
dan waktunya telah usai
untuk memasuki gerbang surgawi
tujuan hidup abadi

Terimakasih Romo Sahid,
Sang Lilin Iman sahaja dan perkasa
yang membawa Cahaya Kristus
ke tengah dunia
dan membawa manusia
kepada Cahaya Abadi

Teladan imanmu bagi kami
penuh arti lestari
agar kami pun berani
menjaga lilin iman terus bernyala
sampai usai waktu dipadamkan ajal

Selamat berpulang
ke rumah kedamaian ilahi, Romo Sahid
doakan kami dari surga abadi. RIP

Simply da Flores
Ende, 2 Juli 2021

RIP – rest in peace

DI SEBERANG SAMUDERA
(Memaknai kematian, mengiringi semua yang telah berpulang mendahului)

Biduk kita bertolak dari pelabuhan asal
berlayar melintas ombak lautan
menerjang mengarungi gelombang samudera
agar sampai tujuan cita di seberang sana

Ada burung camar melintas menyapa
ada lumba-lumba mengiring bercanda
ada badai menerpa dan layar tersobek,
tiang nyaris patah,
biduk hampir tenggelam
dalam siang malam berganti
melewati hari-hari

Ketika biduk ditelan batas pandang cakrawala
Saat kehidupan sirna di di ujung samudera
waktunya ajal datang menjemput jiwa
maka segalanya tak mampu
ditahan karena kehidupan ada awal dan ada akhir
Ketiadaan mengawali
dan kematian mengakhiri
Yang tersisa adalah amal bhakti
setiap kita yang tercatat di pasir pantai,
dalam debur ombak,
pada halaman samudera
dan sejarah peradaban

Di seberang samudera ada pulau harapan
di batas cakrawala ada pelabuhan cinta
di akhir pelayaran ziarah rindu damba
setiap kita yakini ada kehidupan berikut
yang abadi lestari

Ende, Flores,
1 Juli 2021