Romo Benny Susetyo: Jangan Politisasi Bantuan Sosial, Bertentangan dengan Kemanusiaan

88
Romo Benny Susetyo

Jakarta (TEMPUSDEI.ID) Diakui atau tidak, politisasi bantuan sosial bagi masyarakat terdampak covid 19 sedang terjadi di mana-mana, khususnya di 270 daerah pemilihan kepala daerah serentak tahun ini. Banyak orang “mencari muka” di tepan para calon pemilih melalui bantuan sosial itu.

Romo Antonius Benny Susetyo dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengecam dan mengingatkan dengan tegas politisasi bantuan ini. Menurut pria yang adalah Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP bantuan seharusnya untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak covid 19. “Bantuan untuk meringankan beban bagi saudara kita yang terkena dampak covis 19 lahir rasa kemanusian dan ketulusan bukan bantuan demi kepentingan politik,” tegas Benny.

Menurutnya Politisasi bantuan berlawanan dengan suara hati kemanusiaan yang seharusnya tulus tanpa disertai niat lain yang tersembunyi. “Politisasi bantuan berlawanan dengan suara hati kemanusian. Suara hati kepatuhan pada rasa kemanusian tercermin jiwa tulus dan bersih kepentingan tersembunyi,” jelas Benny.

Benny menambahkan bahwa kesadaran nurani lahir dari insan yang merdeka. “Kesadaran nurani lahir insan merdeka karena gerakkan hati nurani yang terpatri tabu rasa yakni kepekaan akan suara hati untuk bergerak menolong sesama rasa kemanusian,” ujar Benny

Ke depannya Benny berharap agar rasa kemanusiaan yang adil dan beradap dikedepankan dalam solidaritas kemanusiaan.  “Nilai kemanusiaan harus menjadi satu-satunya orientasi, bukan kepentingan politik untuk merebut kekuasaan. Di sini harus dikedepankan panggilan kemanusiaan untuk melindungi kepentingan publik. Hukum tertinggi adalah bonum commune (kesejahteraan bersama), bukan kekuasaan,” tegasnya ketika TEMPUSDEI.ID meminta pendapatnya. (tD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here