IKEA Kasih Bantuan Paket Peralatan Rumah Tangga untuk Sejumlah Rumah Sakit Indonesia

55

Untuk menciptakan kehidupan hari-hari yang lebih baik bagi masyarakat yang lebih luas, IKEA Indonesia memberi bantuan paket produk perlengkapan rumah tangga kepada Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia pada 6 April 2020.

Bantuan IKEA yang didistribusikan (Ist)

Bantuan paket produk antara lain berupa selimut, seprai, handuk dan trolley. Bantuan tersebut dimaksudkan untuk mendukung kegiatan para tenaga medis dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di Indonesia.

Ririn Basuki, Public Relations IKEA Indonesia mengatakan, “Ada kebutuhan mendesak bagi semua pihak untuk bekerja bersama dan memberikan dukungan di mana pun kita bisa. Rumah sakit memainkan peran penting dalam pengujian dan perawatan Covid-19, dan IKEA Indonesia akan mendukung personel garis depan yang membantu masyarakat yang lebih luas.”

Bantuan ini akan disalurkan ke beberapa rumah sakit di wilayah Banten dan Sentul, yakni RS Permata Pamulang, RSIA BUN Kosambi, RS MISI Lebak, RS An Nisa Cibodas dan RS EMC Sentul.

Dengan adanya inisiatif ini diharapkan rumah sakit penerima bantuan yang merupakan rumah sakit pertama yang menerima pasien-pasien gejala Covid-19 dapat semakin lancar dan berkualitas dalam melakukan kegiatan operasional sehari-hari.

Selain paket produk, IKEA Indonesia juga menyumbangkan hygiene kit bagi masyarakat di wilayah Jakarta dan mengadakan sebuah inisiatif untuk mendukung Jawa Barat dalam mengatasi beberapa kebutuhan yang disebabkan oleh epidemi Corona.

 Tentang IKEA

Visi IKEA adalah untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau sehingga lebih banyak orang dapat membelinya.  IKEA didirikan oleh Ingvar Kamprad di Småland, Swedia bagian selatan pada tahun 1943, saat ia berusia 17 tahun. Nama perusahaan ini merupakan singkatan dari inisial namanya, IK, E kependekan dari Elmtaryd, nama peternakan tempat ia tumbuh, dan A kependekan dari Agunnaryd tempat tempat peternakan itu berada.

BACA JUGA:  Kardinal Ignatius Suharyo: Ilmu Teologi Harus Berguna untuk Publik

Konsep IKEA berbasis pada pengetahuan yang menyeluruh tentang kebutuhan dan fungsi kehidupan di rumah, dengan memadukan pengalaman penggunaan material dan teknik produksi. IKEA memiliki pengalaman 70 tahun dalam mengembangkan dan mengampilkan rangkaian produk IKEA.  Toko IKEA menghadirkan rangkaian perabot rumah tangga yang didesain dengan baik, fungsional yang diproduksi melalui riset dan pengembangan, quality control yang ketat, dan dengan memperhatikan keberlanjutan jangka panjang. Produk-produk IKEA sederhana dalam desain, multifungsi dan dengan banyak manfaat yang tak terlihat. Produk IKEA dikemas datar, sehingga memungkinkan konsep “do-it-yourself” dan harga yang lebih untuk produk yang dibuat oleh para desainer.

Sampai dengan tahun 2018, IKEA mengoperasikan lebih dari 400 toko dengan lebih dari 194.000 co-worker di 52 negara; dengan total penjualan 38,3 milyar Euro. IKEA mencatat lebih dari 936 juta pengunjung toko di seluruh dunia, 2,3 milyar pengunjung website di seluruh dunia, dan telah mencetak 203 juta katalog dalam 35 bahasa yang mana dibagikan secara gratis ke rumah pelanggan.

Bisnis IKEA di Indonesia dikelola di bawah persetujuan lisensi yang diberikan kepada PT Hero Supermarket Group Tbk. PT Hero terdaftar di Bursa Efek Jakarta, di bawah payung Dairy Farm International yang merupakan divisi ritel dari Jardine Matheson Group. Toko IKEA pertama di Indonesia dibuka di Alam Sutera yang berlokasi di sebelah barat Jakarta pada tanggal 15 Oktober 2014. (tD)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here