Sun. Nov 30th, 2025

Paus Leo Kunjungi Masjid Biru, Salah Satu Masjid Terpenting di Istanbul

Paus Leo kunjungi Masjid Biru di Istanbul, Turki. Foto: Aleteia

Pada pagi hari ketiga Perjalanan Apostoliknya ke Turki, Paus Leo XIV mengunjungi Masjid Sultan Ahmed, yang juga dikenal sebagai “Masjid Biru”.

Memulai hari ketiganya di Turki dalam Perjalanan Apostolik pertamanya ke luar negeri, Paus Leo XIV mengunjungi Masjid Sultan Ahmed, yang juga dikenal sebagai “Masjid Biru”.

“Paus mengalami kunjungan ke Masjid dalam keheningan, dalam semangat merenung dan mendengarkan dengan saksama, dengan rasa hormat yang mendalam terhadap tempat tersebut dan terhadap iman mereka yang berkumpul di sana untuk berdoa,” menurut Kantor Pers Takhta Suci.

Lebih dari 21.000 ubin keramik dari Iznik yang melapisi dinding bangunan, yang didominasi warna biru dan biru kehijauan, menjadi asal mula julukan masjid tersebut.

Sebagai salah satu masjid terpenting di Istanbul, masjid ini selesai dibangun pada tahun 1617 oleh Sultan Ahmed I di sebagian lokasi Istana Agung Konstantinopel.

Tujuannya adalah agar masjid ini menjadi tempat ibadah terpenting di Kesultanan Utsmaniyah. Delapan jilid, yang kini disimpan di Perpustakaan Topkapi, mendokumentasikan pembangunan masjid tersebut.

Setibanya di masjid pada Sabtu pagi, Paus Leo didampingi oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Mehmet Nuri Ersoy; mufti provinsi Istanbul, Emrullah Tuncel; dan imam Masjid Sultan Ahmed, Kurra Hafiz Fatih Kaya. Di dalam, muazin Musa Aşgın Tunca memimpin Paus dalam tur singkat di masjid tersebut.

Paus Leo memiliki berbagai pertemuan dan kunjungan yang dijadwalkan sepanjang hari. Setelah kunjungan ke Masjid Biru, Paus mengadakan pertemuan pribadi dengan para pemimpin Gereja dan komunitas Kristen setempat di Gereja Ortodoks Suryani Mor Ephrem.

Paus Leo menjadi paus ketiga yang mengunjungi Masjid Biru, mengikuti jejak para pendahulunya, Fransiskus (tahun 2014) dan Benediktus XVI (tahun 2006).

Kunjungan Benediktus ini merupakan kunjungan kedua dalam sejarah seorang Paus ke masjid, setelah kunjungan bersejarah Yohanes Paulus II ke Masjid Umayyah di Damasus dalam Perjalanan Apostoliknya ke Suriah pada tahun 2001.

Setelah itu, di Gereja Patriarkat Santo George, Bapa Suci akan bergabung dalam Doksologi bersama Patriark Ekumenis Bartholomew I dari Konstantinopel. (Vatican News)

Related Post