Groundbreaking Pusat Olahraga bagi Para Pecinta Olahraga Tenis di Semarang

 

SEMARANG-Berita gembira untuk para penggemar olahraga di Kota Semarang. PT Tiara Bukit Kencana melaksanakan groundbreaking Tentrem Racquet Club, proyek ini dirancang untuk menyediakan lapangan tenis berkualitas tinggi yang memenuhi standar internasional serta menjadi tempat hangout yang nyaman bagi keluarga.Terletak di Jalan Sisingamangaraja No. 14 Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah, Tentrem Racquet Club menjadi bakal menjadi pusat olahraga bagi para pecinta olahraga tenis dari berbagai kalangan.Menurut Komisaris PT Tiara Bukit Kencana, Irwan Hidayat  pembangunan fasilitas olahraga yang berkualitas sebagai upaya untuk meningkatkan minat dan partisipasi masyarakat dalam olahraga tenis.

Tentrem Racquet Club  dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang, seperti seperti lounge yang nyaman, kafe dengan berbagai pilihan makanan dan minuman dan masih banyak lagi. Dengan demikian, tidak hanya para pemain tenis yang bisa menikmati fasilitas ini, tetapi juga anggota keluarga mereka yang mungkin tidak bermain tenis juga dapat menikmatinya.

”Di Indonesia, lapangan tennis terbatas. Kalaupun ada lapangan, hanya sekadar untuk berolahraga dan tidak memiliki daya tarik, Dengan adanya fasilitas yang lengkap dan nyaman ini, kami berharap dapat menarik lebih banyak orang untuk mengenal dan mencintai olahraga tenis,” ujar Irwan Hidayat, saat membuka kegiatan groundbreaking Tentrem Racquet Club, Selasa (21/5) pagi.

Berdiri di lahan seluas 21.926 M2, pembangunan Tentrem Racquet Club ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana olahraga tennis, tetapi juga dapat menciptakan suasana yang ramah dan menyenangkan, sehingga penggemar tenis dari segala usia dan latar belakang bisa berkumpul dan menikmati waktu bersama.

“Dengan lapangan yang bagus dan nyaman, saya berharap akan tumbuh atlet-atlet tenis yang dapat bersaing di kancah nasional maupun internasional,” harapnya.

Groundbreaking pembangunan Tentrem Racquet Club ini ditandai dengan prosesi pemberkatan dan doa sebelum pemasangan tiang pancang dipimpin oleh Romo Kris, yang kemudian dilanjutkan dengan penyemprotan air suci di lokasi pembangunan.*