IKKSU Santa Clara Gelar Misa Inkulturasi Batak dan Penggalangan Dana Pembangunan GKP

363
Ketua Panitia Rasnius Pasaribu bersama PastorAugust, Pastor Kristinus dan Uskup Kornelius saat penggalangan dana.

Bertepatan dengan Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam (20/11), Ikatan Keluarga Katolik Sumatera Utara (IKKSU), Paroki Santa Clara, Bekasi Utara menggelar Misa Inkulturasi Batak. Umat pun memadati Misa yang diiringi lagu-lagudan musik khas Batak itu.

Misa dipimpin Uskup Agung Medan Mgr Kornelius Sipayung didampingi Pastor Augustinus Saragih OFM Cap, Pastor Kaprilius Sitepu OFM Cap, Pastor Kristinus Mahulae OFM Cap dan Pastor Laurensius Sutarno SJ.

Dalam homilinya, Uskup Kornelius mengingatkan umat untuk memelihara semangat dalam diri mereka. Semangat yang Uskup maksudkan adalah semangat untuk mencintai Tuhan, sesama, pelayanan, pekerjaan serta alam ciptaan Tuhan.

Usai Misa diadakan penggalangan dana bagi pembangunan  Gedung Karya Pastoral (GKP) Santa Clara di kompleks gereja.

Uskup Kornelius terlibat langsung dalam penggalangan dana ini. Begitu didaulat untuk  menyanyi, Uskup bersuara merdu ini langsung melantunkan lagu Sai Anju Ma Au yang sudah melegenda itu.

Uskup Kornelius mempersembahkan beberapa lagu.

Secara spontan, umat dan para tamu undangan “nyawer”. Sang Uskup mempersembahkan beberapa lagu disusul Pastor August, Pastor Kaprilius, Pastor Kris dan para suster.

Para kesempatan yang sama, panitia yang diketuai oleh Rasnius Pasaribu itu juga melelang dua  lukisan karya Maryanto dan sejumlah ulos. Melalui lelang ini umat dan para tamu yang lain ikut memberi sumbangan.

Kepada TEMPUSDEI.ID, Rasnius menjelaskan bahwa saat ini umat Santa Clara membutuhkan tempat untuk melakukan berbagai kegiatan pembinaan iman mereka. “Setelah berhasil membangun gereja 2019, semangat umat sangat tinggi sehingga diperlukan tempat untuk berbagai kegiatan. Kita juga merasa perlu meningkatkan  pemahaman dan rasa cinta umat pada iman mereka,” kata salah satu anggota DPRD Kota Bekasi ini.

Seperti dikatakan Rasnius, untuk pembangunan gedung berlantai tiga ini, panitia membutuhkan dana yang cukup besar.

Untuk itu Rasnius meminta dukungan dari umat Katolik, baik umat Santa Clara sendiri maupun umat Katolik dari berbagai tempat. “Berapa pun yang diberikan atau disumbangkan, pasti menjadi berkat bagi pembangunan GKP ini. Kami menantikan persembahan anda semua,” kata ayah dua anak ini.

Sampai tulisan ini diturunkan, dana yang terkumpul dari acara penggalangan dana itu  mencapai 127 juta rupiah. Dana yang terkumpul ini masih jauh dari jumlah dana yang diperlukan.

Jika pembaca mau mendukung pembangunan GKP Santa Clara tersebut, silakan menyalurkan bantaun anda melalui rekening: BCA 066 309 7749 atas nama PGDP Paroki Santa Clara. (tD/EDL)