Puisi-puisi Natal Simply da Flores

108

DI BAWAH JERAMI DAN ALAS PALUNGAN-MU

Oleh Simply da Flores, Institut Harmoni

Ingar bingar kemajuan milenial
kami berpesta rayakan gemerlap kemegahan akal
yang mampu ciptakan aneka sarana digital
agar sempurna dan raih kepuasan kekal

Sedangkan
lelaki sahaja dituntun amanah
berjalan penuh kecemasan di malam kelam meninggalkan kota
mengantar gadis belia menuju ke gua domba
laksanakan kehendak Maha Kuasa
hadirkan Sabda Allah menjadi manusia
di kandang hina dina

Sabda Maha Agung
Maha Cinta Alfa Omega
menyertai manusia dan dunia sepanjang masa
tidak banyak yang percaya
agar bisa memeluk surga
Rahmat sempurna Sang Maha Bijaksana

Ketika saat-Nya datang lagi
yang percaya bergembira menyambut-Nya
dikenang dan dialami kembali dalam hari raya
karena hadir-Nya tanpa batas tempat dan masa

Segalanya ada dalam tanganNya

Tetapi bagi yang tak percaya
karena memutlakkan kebenaran diri dan kelompoknya
parade iri dengki dendam permusuhan berkobar
sorak sorai hujatan dan genderang peperangan berkibar
caci maki hingga pembunuhan digelar
kejahatan dibenarkan atas nama Allah
bahkan Allah pun dianggap tak berdaya sehingga harus dibela mereka yang perkasa

Ya, Sang Imanuel
Sang Sabda Yang menjadi manusia
Yang memilih lahir di kandang domba
di bawah hamparan jerami kering gersang
kuletakkan kepapaan jiwaku
pada celah dinding gua Betlehem
kuselipkan kepongahan nalarku
di bawah palungan pembaringan-Mu
kualaskan kemiskinan imanku

Sadari Maha Cinta-Mu
kubisikan sepenggal doaku
“O Bayi Maha Suci di palungan domba
ampuni salah dosaku
maafkan kepongahan akal nalarku
halau kesombongan insaniku
beri aku damai kasih-Mu”

 

CERITA POHON CAHAYA MISTERI

Besar kecil dan tinggi rendah
aneka bahan digunakan membuatku
setiap tahun di bulan Desember
di rumah, tempat ibadah, dan berbagai tempat publik seluruh dunia
Aku dinamakan Pohon Natal dan Pohon Terang
dan namaku sekarang “Pohon Ajaib” – “Pohon Cahaya Misteri”

Pohon Ajaib
karena aku dikenang sudah sekian ratusan tahun oleh berbagai suku bangsa di dunia
Entah percaya dan yang tidak percaya
Aku digunakan dan dijadikan hiasan dengan berbagai bentuk dan bahan oleh manusia, Sekarang makin populer dengan alat teknologi digital
Entah apa maknanya
Entah apa artinya
bagi yang membuat dan yang menyaksikannya

Aku Pohon Cahaya Misteri
Kuwartakan Cahaya kebenaran Ilahi
kepada seganap insan
Kukabarkan Cahaya Kasih Ilahi
agar manusia terima damai
Kupancarkan Cahaya Cinta sejati
agar ada surga di bumi
Kubuka tabir rahasia Ilahi
terangi hati segenap insan
Allah Maha Rahim membuat Revolusi
CintaNya sempurna abadi

Pikiran manusia tak ada artinya
karena sejatinya hanya ciptaan tangan-NYA
Pikiran Allah tak terselami
Maha Sempurna dan Maha Misteri
Dan bagi Allah, tidak ada yang mustahil
melampaui pikiran manusia
dan segenap alam semesta