Lawan Virus Korona dan Higieniskan Hotel, Pengelola Hotel Tentrem Pasang Sinar Ultra Violet C

82
Kotel Tentrem Yogyakarta. Foto: Dokumen Hotel Tentrem

Sejak virus korona merebak, tidak ada pilihan lain bagi umat manusia sejagad selain berubah. Terpaksa atau tidak, harus berubah. Jika tidak, maut segera menjemput, bahkan secara berantai. Ini pulalah saatnya setiap orang harus peduli dengan diri dan sesama minimal dengan menjalan protokol kesehatan dasar. Ya, harus saling peduli. Di sini berlaku prinsip: “Jika bukan saya yang menulari, bisa jadi saya yang tertulari”.

Lampu Sinar Ultra Violet C, telah terpasang sejak September. Foto: Dokumen Hotel Tentrem

Demi menjaga keselamatan, memberikan keamanan dan kenyamanan kepada pelanggan dan para pegawainya, selain menerapkan standart protokol kesehatan: menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker, Hotel Tetrem Yogyakarta dan Semarang menjalankan langkah antisipasi yang lebih maju. Pengelola kedua hotel tersebut memasang sinar Ultra Violet C (UVC) di jalur-jalur AC untuk mengantisipasi virus yang ada di ruangan.

Dilansir LIPI, penggunaan sinar radiasi UVC merupakan salah satu metode dalam sterilisasi. Sinar radiasi UVC memiliki kemampuan untuk melemahkan mikroorganisme, termasuk bakteri dan virus pada suatu permukaan benda maupun ruangan.

Irwan Hidayat

Direktur Utama PT Hotel Candi Baru (Hotel Tentrem), Irwan Hidayat mengatakan, upaya ini merupakan new standard cleaning protocol. Jelas Irwan, pihaknya berusaha memberikan yang terbaik dengan meningkatkan kualitas protokol secara detail termasuk kebersihan udara di hotel.

Penerapan teknologi UVC di Hotel Tentrem diletakkan di central Air Handling Unit & setiap Fan Coil Unit di setiap kamar dan area publik seperti lobby, restoran, ruang pertemuan, kids playground, fitness dan spa. Lampu UVC diletakkan pada unit sistem pendingin udara dan diatur sedemikian rupa sehingga pancaran sinarnya tidak membahayakan makhluk hidup.

“Kami sangat disiplin. Penerapan protokol kesehatan dimulai sejak tamu masuk ke dalam hotel hingga ketika tamu sudah melakukan proses check-out. Saat tamu keluar, kamar langsung kita sterilisasi dengan disinfektan dan menggunakan UVC selama beberapa jam dalam keadaan ruang kosong tanpa tamu atau petugas,” jelas Irwan.  Hotel Tentrem pun hanya mengisi kapasitas 50 persen.

BACA JUGA:  Irwan “Bos Sidomuncul” Hidayat: Perusahaan Harus untung Secara Bisnis Agar Bisa jadi Berkat

Hotel Tentrem juga selalu memerhatikan masa pemakaian lampu UVC, sebab lampu ini hanya berfungsi selama 15.000 jam, setelah itu harus diganti.

Tidak hanya itu, makanan pun sangat dijaga. Tamu diberikan sendok garpu yang sudah dibungkus secara individual. Tidak tercampur dengan yang lain. Bahkan tamu tidak bisa memilih sendiri makanan. “Makanan diambilin. Ada juga yang kita masak per individu jadi modelnya tidak prasmanan lagi,” jelas Irwan lagi. (tD/EDL)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here